Universitas Syiah Kuala

Peneliti USK Temukan Strategi Visual dalam Edukasi Kebencanaan Kebakaran bagi Penyandang Disabilitas Tuli

Tim peneliti Universitas Syiah Kuala (USK) telah menyelesaikan penelitian berjudul “Strategi Komunikasi Risiko dalam Inovasi Metode Penyampaian Pengetahuan Bencana Kebakaran pada Penyandang Disabilitas Tuli di Kota Banda Aceh”. Penelitian ini mengungkap bahwa penyandang disabilitas tuli masih menghadapi keterbatasan akses terhadap informasi kebencanaan kebakaran akibat sistem komunikasi risiko yang belum inklusif dan masih berbasis suara.

Penelitian ini diketuai oleh Deni Yanuar, S.IP., M.IKom, bersama Alfi Rahman, S.I.Kom., M.Si., Ph.D, dan Uswatun Nisa, M.A, serta melibatkan mahasiswa pendamping. Riset dilaksanakan di Kota Banda Aceh dengan pendekatan kualitatif studi kasus melalui Focus Group Discussion (FGD) bersama penyandang disabilitas tuli, wawancara dengan BPBD Kota Banda Aceh dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh, serta observasi lapangan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penyandang disabilitas tuli umumnya Mengetahui kebakaran melalui tanda visual alami seperti asap atau api, bau asap, serta reaksi lingkungan sekitar. Sistem peringatan dini berbasis suara, seperti sirene dan pengumuman lisan, tidak dapat diakses secara optimal oleh komunitas tuli.

Melalui analisis data, peneliti menemukan bahwa strategi komunikasi risiko berbasis visual menjadi pendekatan paling efektif dalam meningkatkan pemahaman kebencanaan bagi penyandang disabilitas tuli. Bentuk strategi yang direkomendasikan meliputi video edukatif berdurasi pendek (3–5 menit) dengan bahasa isyarat BISINDO, teks sederhana, dan simulasi nyata; sistem peringatan dini berbasis warna; serta pelatihan kebencanaan berbasis praktik langsung.

Penelitian ini juga menegaskan pentingnya pelibatan aktif komunitas tuli dalam proses edukasi kebencanaan, baik sebagai peserta maupun sebagai penyampai informasi. Kolaborasi dengan juru bahasa isyarat, peer educator tuli, serta pemanfaatan media sosial visual dinilai mampu memperkuat efektivitas komunikasi risiko kebakaran.

Penelitian ini didanai oleh Universitas Syiah Kuala melalui skema Penelitian Lektor (PL) Tahun Anggaran 2025, berdasarkan Surat Perjanjian Penugasan Pelaksanaan Penelitian Nomor 512/UN11.L1/PG.01.03/14887-PTNBH/2025 tanggal 15 Juli 2025.

Sebagai luaran, tim peneliti telah menyusun artikel ilmiah yang telah disubmit ke jurnal nasional terakreditasi SINTA 2, mengajukan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas inovasi metode penyampaian visual kebencanaan, serta melakukan diseminasi hasil penelitian melalui media massa dan podcast bersama perwakilan komunitas tuli.

Hasil penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pemerintah daerah dan lembaga kebencanaan dalam merancang kebijakan serta program pendidikan kebencanaan yang lebih inklusif, sejalan dengan prinsip “No One Left Behind” dalam Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030 dan implementasi Qanun Aceh Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.

https://bkpsdm.tubankab.go.id/ https://siakad.uinbanten.ac.id/ https://centrodeservicio.ecci.edu.co/ecci/ https://linktr.ee/pisangbetslot https://ayomaintotosuper.com/ https://wajibtotokl.com/ https://toto-kl.rpg.co.id/ https://mez.ink/totosuper.idn pisangbet https://baidich.com/rewards/ https://fib.unair.ac.id/fib/