Peneliti TDMRC USK Peroleh HKI Untuk Serious Game Mitigasi Bencana Tsunami

Tim peneliti TDMRC (Tsunami and Disaster Mitigation Research Center), Universitas Syiah Kuala, mengembangkan serious game EvaNami – Promoting Tsunami Evacution Route atau disingkat dengan SG EvaNami. Game ini merupakan salah satu luaran dari project Serious Games for Promoting Tsunami Evacuation Route yang didukung oleh Australian Awards in Indonesia melalui Alumni Grant Scheme (AGS). Project ini diketuai oleh Dr. Yunita Idris, dengan anggota Juliana Fisaini dan Nazriatun Nisa.

Dr. Yunita Idris selaku koordinator Research Cluster Disaster Resilient Infrastructures and Technology di TDMRC mengatakan, projek promosi rute evakuasi tsunami menggunakan serious game merupakan salah satu kegiatan di Cluster Disaster Resilient Infrastructures and Technology, TDMRC USK. Projek ini bertujuan untuk mendukung upaya mitigasi bencana dengan memberi alternatif edukasi yang lebih komunikatif kepada masyarakat.

“Konsep utama SG EvaNami adalah memperkenalkan rute evakuasi tsunami pada suatu kawasan yang berada pada zona merah (bencana) tetapi belum memiliki gedung evakuasi tsunami.” Kata Juliana, salah satu anggota peneliti,” terang.

Kegiatan ini memenangkan hibah dari Australians Alumni Grant Scheme (AGS) Round 1 Tahun 2020. Dalam proses pengembangan SG EvaNami, tim peneliti bekerja sama dengan salah satu start up lokal bernama PT. Gumugu Teknologi Kreatif.

“Peta yang dimasukkan ke dalam game adalah peta yang dibuat berdasarkan dengan realita di lapangan. Untuk saat ini, jalur evakuasi yang telah dikembangkan di dalam SG EvaNami adalah jalur evakuasi untuk kecamatan Baitussalam, Aceh Besar. Pada pengembangan selanjutnya, tidak menutup kemungkinan akan dikembangkan pada kawasan-kawasan lain yang juga berada pada zona merah bencana tsunami,” jelas Yunita Idris.

Serious game EvaNami pertama kali diluncurkan pada FGD Mitigasi Bahaya Tsunami Melalui Pengenalan Rute Evakuasi Tsunami Berbasis Serious Game di Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, 21 April 2021. Kegiatan tersebut melibatkan beberapa stakeholders, yang terdiri dari perwakilan kecamatan dan desa, pihak BPBD Aceh besar, dan beberapa perwakilan komunitas terkait bidang kebencanaan.

Lebih jauh, Nazriatun Nisa sebagai anggota peneliti menerangkan,SG EvaNami didesain dengan beberapa skenario yang menggambarkan aktivitas-aktivitas masyarakat ketika tsunami terjadi, contohnya seperti ketika masyarakat sedang beribadah di Mesjid, sedang berbelanja di Pasar, atau sedang belajar di sekolah, dan lain sebagainya. 

“Dengan mempertimbangkan aktivitas-aktivitas tersebut, maka rute evakuasi disarankan sesuai dengan lokasi mereka berada dengan titik kumpul (meeting point) yang berbeda juga. Selain itu, jalur evakuasi yang dipilih merupakan jalur evakuasi vertikal sesuai dengan yang disarankan para ahli untuk evakuasi bencana tsunami,” ungkapnya.

Sebagai informasi, SG EvaNami dapat diunduh secara gratis melalui Google Play dengan nama Evanami Mobile. Jika anda bapak/ibu tertarik dengan SG EvaNami dan ingin berkonstribusi dalam pengembangan selanjutnya, dapat menghubungi Dr. Yunita Idris melalui email: yunita.idris@tdmrc.org.

Leave a Reply