Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar aksi solidaritas kemanusiaan dengan menggalang donasi untuk membantu korban bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Aceh. Aksi ini melibatkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan seluruh Himpunan Mahasiswa di lingkungan FKP USK.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan FKP USK, Prof. Dr. Ir. Muhammad Irham, M.Si., yang juga bertindak sebagai koordinator kegiatan, menjelaskan bahwa aksi ini adalah bentuk kepedulian mahasiswa terhadap musibah yang menimpa masyarakat.
“Bencana banjir dan longsor telah menyebabkan banyak warga kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan segera. Kami keluarga besar FKP bersama Ormawa ingin hadir dan membantu meringankan beban mereka,” ujar Prof. Irham.
Penggalangan dana dilakukan dalam dua mekanisme: donasi uang melalui rekening resmi panitia dan donasi barang. Posko donasi dibuka di lingkungan kampus USK, Darussalam, Banda Aceh, menerima sembako, pakaian layak pakai, perlengkapan bayi, serta kebutuhan darurat lainnya. Dekan FKP USK, Prof. Dr. Ir. Muchlisin Z. A, S.Pi., M.Sc., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif mahasiswa.
Menurutnya, aksi kemanusiaan seperti ini mencerminkan nilai empati dan tanggung jawab sosial yang harus terus ditanamkan.
“FKP sangat mendukung kegiatan ini. Semoga bantuan dari civitas akademika FKP USK dan para mahasiswa dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” katanya.
Donasi yang berhasil dikumpulkan rencananya akan disalurkan secara bertahap oleh tim relawan Ormawa FKP ke lokasi terdampak. Tim relawan memprioritaskan penyaluran ke kabupaten di wilayah barat selatan dan juga wilayah timur Aceh.
Koordinator kegiatan memastikan bahwa Tahap I penyaluran bantuan telah berhasil menjangkau daerah terdampak di wilayah Aceh Barat. Koordinator kegiatan juga mengajak seluruh mahasiswa, dosen, alumni, dan masyarakat umum untuk terus berkontribusi.
“Tidak ada bantuan yang terlalu kecil. Setiap kontribusi sangat berarti untuk membantu pemulihan warga terdampak,” tambahnya.