Monev PHBD: Kami Bangga dengan Tim Kampung Rencong Unsyiah


WARTA UNSYIAH — Program Hibah Bina Desa merupakan salah satu program yang diadakan oleh Direktorat Perguruan Tinggi (Dikti). Program ini bertujuan untuk membina masyarakat desa dengan melibatkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sebagai mediasinya. Monitoring dan Evaluasi (Monev) merupakan salah satu rangkaian acara sebagai bentuk pemantauan keberhasilan program dan diadakan pada 83 kampus penerima hibah se-Indonesia.

Pada tanggal 14-15 November 2014, Universitas Syiah Kuala menjadi tuan rumah Monev Wilayah Aceh yang menaungi dua kampus, yaitu Universitas Syiah Kuala dan Universitas Serambi Mekkah. Acara yang dibuka oleh Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan Unsyiah, Drs. Nasir Ibrahim; dan didampingi oleh Kepala Bagian Minat Penalaran dan Informasi Kemahasiswaan, Ir. Kasmara Jaya; ini berlangsung di ruang BAK Lantai 3 Biro Rektorat Universitas Syiah Kuala.

Presentasi dari Universitas Syiah Kuala dengan judul “Kampung Rencong sebagai Upaya Pengembangan Destinasi Wisata Baru dan Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Aceh Besar” berhasil memukau tim Monev PHBD dan Dikti yang diwakili oleh Aris Suhadi, Agus Setyawan dan Syahril Chaniago.

“Semenjak saya melakukan Monev PHBD, program Kampung Rencong merupakan program terbaik se-Indonesia,” ujar Aris Suhadi salah satu anggota tim Movev. Beliau juga mengapresiasi program yang mampu mengaitkan tiga konsep sekaligus ini, yaitu pengentasan kemiskinan, pengembangan destinasi wisata, dan pelestarian rencong.

“Saya apresiasi kepada tim Kampung Rencong Unsyiah. Karena, kebanyakan pemuda lupa dengan budaya bangsanya, tapi kalian di sini terus memperjuangkan budaya itu,” ujar mantan Pembantu Rektor III Universitas Tarumanegara, Banten ini.

Selain itu, ditemui di tempat yang sama, Ketua Program Kampung Rencong, Ramadhan, bersyukur atas apresiasi yang diberikan tim Monev Dikti.

“Alhamdulillah atas sambutan positif yang diberikan. Dari awal kita memang telah mengoptimalkan program Kampung Rencong ini agar mampu meningkatkan taraf kehidupan masyarakat setempat, dan tim Monev Dikti sangat puas terhadap yang kami lakukan hampir tiga bulan ini di Sibreh,” ujar mahasiswa Sosiologi FISIP ini.

Ramadhan juga berharap agar ke depan banyak mahasiswa Unsyiah yang mengikuti kegiatan positif dari Dikti ini. “Semoga tahun depan lebih banyak proposal dari Universitas Syiah Kuala yang didanai oleh PHBD Dikti,” tutup Ketua Departemen Sosial Masyarakat BEM Unsyiah 2014 ini.

Kemudian, acara ditutup dengan foto bersama tim Monev dan kunjungan lokasi pada keesokan harinya. Di akhir acara, para tim pemenang hibah diingatkan kembali untuk mengirimkan laporan keuangan dan laporan akhir program pada akhir bulan November ini.[un-be]