Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala (USK) terus memperkuat perannya, sebagai lembaga sosial kampus yang responsif terhadap tantangan ekonomi mahasiswa. Sejak bertransformasi pada tahun 2016, lembaga ini hadir untuk menjawab kebutuhan bantuan pendidikan dan dukungan moral bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan finansial.
Direktur Rumah Amal USK, Tedy Kurniawan Bakri, M.Farm., Apt., mengungkapkan bahwa gagasan awal pembentukan lembaga ini lahir dari kepedulian para pengajar (guru besar) terhadap beban hidup mahasiswa di lingkungan kampus.
“Cikal bakalnya dimulai pada tahun 2016. Saat itu, para pendiri melihat banyak mahasiswa berjuang dengan biaya kuliah dan kebutuhan hidup sehari-hari. Di saat yang sama, kami juga menyadari perlunya sistem pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang lebih terstruktur di USK,” ujar Tedy.
Menurutnya, kehadiran Rumah Amal menjadi solusi atas persoalan ekonomi mahasiswa yang sebelumnya belum tertangani secara kelembagaan. Jika awalnya kegiatan sosial hanya berpusat pada fungsi masjid sebagai tempat ibadah, kini Rumah Amal telah berkembang menjadi pusat koordinasi bantuan sosial yang profesional.
Misi utama lembaga ini adalah menata pola pengelolaan dana sosial agar lebih transparan, akuntabel, dan berdampak luas. Dengan sistem yang profesional, setiap kontribusi dari civitas akademika maupun masyarakat umum dapat disalurkan secara tepat sasaran.
“Alhamdulillah, sejak didirikan hingga hari ini, kami menjadi salah satu lembaga teraktif dalam membantu kendala keuangan mahasiswa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga aksi kemanusiaan lainnya,” tambahnya.
Pencapaian ini, menurut Tedy, tidak lepas dari kolaborasi kuat berbagai pihak yang konsisten menyalurkan donasi dan dukungan tenaga. Ia berharap Rumah Amal USK dapat terus menjadi inspirasi bagi lembaga sosial berbasis kampus lainnya dalam menciptakan dampak nyata bagi dunia pendidikan.
Menutup dialog tersebut, Tedy mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi mendukung program-program Rumah Amal agar jangkauan manfaatnya semakin luas bagi generasi muda yang tengah menempuh pendidikan.