Mahasiswa USK Raih juara II Duta Bahasa Provinsi Aceh 2023

Mahasiswa Universitas Syiah Kuala dari program pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Intan Qanita, berhasil meraih Juara II Duta Bahasa Aceh 2023 yang diadakan oleh Balai Bahasa Provinsi Aceh.

Mahasiswi FK angkatan 2018 ini terpilih menjadi Top 5 finalis putri sebelum pada akhirnya menggaet posisi runner up dalam Acara Penobatan Duta Bahasa Aceh 2023 yang diselenggarakan di Ayani hotel, Sabtu malam (24/Juni/2023).

Beberapa proses seleksi telah dilaluinya dalam tahap pemilihan Duta Bahasa Aceh 2023, mulai dari tahap seleksi berkas, seleksi pengunggahan video, wawancara berbagai bidang, hingga tahap pra-karantina dan karantina yang dilaksanakan di Ayani hotel Banda Aceh. Disana mereka dibekali dengan beragam ilmu dari para pakar contohnya pembuatan Krida atau program yang akan mereka jalankan nantinya, penampilan bakat dan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI).

Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh, Drs. Umar Solikhan M.Hum. menyebutkan pemilihan duta baca ini bekerja sama dengan Ikatan Duta Bahasa Provinsi Aceh. Pemilihan duta bahasa secara nasional dilaksanakan sejak 2006, yang digelar setiap tahun hingga sekarang.

Umar Solikhan memaparkan bahwa tujuan seleksi duta bahasa ialah demi meningkatkan peran generasi muda untuk mengoptimalkan kegunaan dari bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing. Harapannya, duta bahasa terpilih bisa mengajak teman-teman lainnya untuk menguasai tiga bahasa tersebut dan menempatkan sesuai wadah komunikasi.

Tidak hanya itu PJ Gubernur Aceh yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Almuniza Kamal, S.STP M.Si. juga mengatakan Pemerintah Aceh mengapresiasi Balai Bahasa Provinsi Aceh atas pemilihan duta bahasa, demi menjaring duta bahasa yang mampu mengharumkan Aceh di level nasional dan internasional.

Terakhir, sebagai duta bahasa provinsi Aceh 2023, Intan berharap melalui duta bahasa ini, literasi khususnya bahasa dan sastra akan meningkat. Ia juga ingin semakin banyak anak muda yang mencintai bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan memiliki kemampuan untuk berkomunikasi menggunakan bahasa asing untuk mencapai Indonesia berbudaya bahasa.

Leave a Reply