Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim debat USK berhasil meraih Juara 1 Lomba Debat Nasional pada ajang Temu Ilmiah Mahasiswa Prestasi Nasional (TIMPRESNAS) 2025, yang diselenggarakan oleh Permadiksi Universitas Pembangunan Panca Budi, Medan, pada 16–20 Oktober 2025.
Kompetisi bergengsi ini mengusung tema “Eksplorasi Inovasi Generasi Z dalam Konteks Pembangunan Berkelanjutan: Analisis Dampak terhadap Tantangan Global.” Kegiatan tersebut diikuti oleh 18 universitas dari seluruh Indonesia, dan 8 tim terbaik berhasil melaju ke babak final untuk memperebutkan gelar juara nasional.
Dalam ajang ini, Tim Debat USK yang beranggotakan Wahyu, Riska Muliani, dan Rahmat Farhan ketiganya mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) tampil gemilang dan berhasil mengungguli tim-tim kuat dari berbagai perguruan tinggi. Melalui argumentasi yang tajam, riset mendalam, dan kerja sama yang solid, tim USK sukses menjadi juara utama dalam kompetisi tersebut.
Sebagai ketua tim, Wahyu menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini.
“Prosesnya penuh tantangan, mulai dari seleksi hingga babak final. Namun, dukungan dari dosen, teman-teman, dan semangat untuk membawa nama baik USK membuat kami berusaha maksimal di setiap sesi debat,” ujarnya.
Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa USK tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, komunikasi ilmiah, dan kepemimpinan yang kompetitif di tingkat nasional.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc., menyampaikan apresiasi atas keberhasilan mahasiswa tersebut.
“Prestasi ini menunjukkan kualitas mahasiswa USK yang semakin unggul dan berdaya saing. Kami bangga atas dedikasi dan kerja keras tim debat yang telah mengharumkan nama universitas di tingkat nasional,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan Temu Ilmiah Mahasiswa Prestasi Nasional 2025 ditutup dengan field trip ke Pulau Samosir, Sumatera Utara, sebagai ajang refleksi dan mempererat persaudaraan antar peserta dari berbagai daerah di Indonesia.