Universitas Syiah Kuala

Mahasiswa Tata Boga Pamer Kreasi Baru Makanan Lokal

Sebanyak 11 mahasiswa tata boga jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala (PKK FKIP Unsyiah) memamerkan produk kreasi baru makanan lokal khas Aceh yang telah dimodifikasi. Kegiatan kulminasi inovasi karya boga ini berlangsung di lobi FKIP Unsyiah, Kamis (25/4).

Yuli Heirina Hamid, Ketua Program Studi PKK Unsyiah, mengatakan kegiatan ini adalah upaya untuk mengembangkan pangan lokal menjadi produk makanan dan minuman yang mampu bersaing di dunia ekonomi kreatif. Ia menyebutkan ada 11 bahan baku lokal yang dikreasikan oleh mahasiswa, yaitu ikan bandeng (eungkoet muloeh), kecombrang, keumamah, langkitang (chue), mengkudu (kumudee), ikan belanak (engkot belaneut),cepokak (boeh trueng cawieng), talas (empeuk), umbi uwi (boh gadong), terong belanda, dan rebung bambu betung.

Yuli menambahkan kegiatan tahunan ini juga untuk menfasilitasi mahasiswa tata boga dalam meningkatkan kemampuan memilih, mengolah, menyajikan, serta mengemas masakan. Diharapkan mereka dapat menghasilkan makanan unik dan menarik yang mampu diterima konsumen serta bernilai jual tinggi. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah cipta karya boga yang wajib diambil oleh mahasiswa tata boga semester enam.

“Kegiatan ini menjadi motivasi bagi mahasiswa tata boga dalam mengembangkan potensi kuliner daerah menjadi makanan unik, menarik, kreatif, dan memiliki nilai jual tinggi,” ujarnya.

Wakil Dekan III FKIP Unsyiah, Drs. Abu Bakar, M.Si., mengatakan sejak prodi PKK Unsyiah meraih akreditasi A pada tahun 2016, jumlah peminat prodi ini terus meningkat setiap tahunnya. Saat ini, prodi ini memiliki dua konsentrasi keahlian, yaitu tata busana dan tata boga. Unsyiah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas mahasiswa, sehingga dapat melahirkan para profesional di bidang tata busana dan tata boga. Termasuk salah satunya menggelar program tahunan fashion show bagi mahasiswa tata busana dan pameran kulminasi inovasi karya boga bagi mahasiswa tata boga.

“Masing-masing konsentrasi memiliki tuntutan tersendiri untuk menghasilkan lulusan unggul, sehingga mereka  dapat menjadi pendidik dan pengusaha profesional di bidangnya,” pungkasnya. (Humas Unsyiah/fer)

 

https://bkpsdm.tubankab.go.id/ https://siakad.uinbanten.ac.id/ https://centrodeservicio.ecci.edu.co/ecci/ https://linktr.ee/pisangbetslot https://daftartotosuper.com/ https://ingattotokl.com/ https://toto-kl.rpg.co.id/ https://mez.ink/totosuper.idn pisangbet https://baidich.com/rewards/ https://fib.unair.ac.id/fib/