Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) dari berbagai fakultas mengikuti kegiatan pembekalan Program Mahasiswa Berdampak di Gedung Fakultas Keperawatan USK. Senin (2/2/2026).
Kegiatan ini menjadi tahapan penting sebelum mahasiswa diterjunkan ke lokasi pengabdian masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya, mahasiswa peserta berasal Pembekalan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa secara akademik, teknis, dan sosial agar mampu melaksanakan pengabdian masyarakat secara terintegrasi dan berdampak nyata.
Kegiatan pembekalan dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Keperawatan USK, Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kp., M.S., Wakil Dekan III Fakultas Keperawatan USK sekaligus penanggung jawab program, Dr. Ns. Hilman Syarif, M.Kep., Sp.Kep.MB., serta sejumlah dosen pembimbing dari lingkungan Fakultas Keperawatan USK.
Dalam pembekalan tersebut, mahasiswa memperoleh arahan terkait teknis pelaksanaan kegiatan di lapangan, pendekatan kepada masyarakat terdampak bencana, serta pentingnya koordinasi lintas disiplin selama program berlangsung. Kegiatan berjalan secara interaktif melalui diskusi antara mahasiswa dan dosen pembimbing, sehingga peserta dapat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing.
Dekan Fakultas Keperawatan USK, Prof. Teuku Tahlil, menegaskan bahwa pembekalan merupakan bagian penting dalam memastikan keberhasilan program pengabdian.
“Saya pikir ini merupakan bagian kegiatan yang sangat penting, karena berbagai informasi yang diberikan tentu bermanfaat bagi adik-adik mahasiswa yang akan turun ke masyarakat. Mahasiswa harus saling bekerja sama untuk menyukseskan kegiatan pengabdian serta memahami hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama program berlangsung,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Keperawatan USK, Dr. Hilman Syarif, menyampaikan kepuasannya terhadap kesiapan mahasiswa setelah mengikuti pembekalan.
“Saya sangat puas dengan kegiatan hari ini karena mahasiswa sudah memahami apa yang akan dikerjakan, bagaimana prosesnya, serta dengan siapa saja akan berkoordinasi dalam Program Mahasiswa Berdampak ini. Dengan koordinasi yang baik, potensi masalah di lapangan dapat diminimalisir,” ungkapnya.
Program Mahasiswa Berdampak ini merupakan realisasi hibah Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026 yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Melalui program ini, mahasiswa USK diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan yang menumbuhkan empati, solidaritas, serta kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pemulihan masyarakat pasca bencana.