Sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Tahun 2025, mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) yang bertugas di Kampung Lut Kucak, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, berhasil menginisiasi dan melaksanakan serangkaian kegiatan literasi.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat baca serta meningkatkan keterampilan literasi anak-anak di desa tersebut. Program literasi ini dilaksanakan berpedoman pada arahan dan panduan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), khususnya dalam mendukung program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.
Kelompok KKN yang terdiri dari M. Syahidal Akbar Zas (Ketua) bersama anggota Cut Putri Liana Syafina Rabiula, Viola Puspa Sari, Nelvianda Raudatul U, Fanotona Putra Kristian, Salman Alfarisi, Anastasia Changi, Al-Mahfudz Fadhlur Rohman, dan Fajar Osama, melaksanakan berbagai aktivitas literasi yang kreatif dan edukatif.
Ketua Kelompok KKN, M. Syahidal Akbar Zas, menjelaskan bahwa selama masa KKN, mahasiswa melaksanakan kegiatan seperti membaca nyaring (Read Me A Book), cerdas mengulas buku, menulis cerita berbasis bacaan, serta membuat proyek kreatif berdasarkan isi buku. Dalam kegiatan membaca nyaring, buku cerita dibacakan secara ekspresif kepada anak-anak guna menumbuhkan imajinasi dan minat baca sejak dini, disertai diskusi ringan mengenai isi cerita.
“Seluruh rangkaian kegiatan literasi ini kemudian diperkaya dengan pembuatan proyek berdasarkan isi buku, di mana anak-anak bekerja dalam kelompok untuk menuangkan pemahaman mereka ke dalam bentuk prakarya atau kegiatan tematik lainnya,” tambah Syahidal.
Kegiatan literasi ini tidak hanya dilakukan di satu tempat, melainkan tersebar di berbagai jenjang pendidikan dan pusat kegiatan belajar anak di desa, antara lain di SD Negeri Lut Kucak, TPA Istiqomah di Dusun Tengah, TPA Raudatul di Dusun Banjar II, serta di TK dan PAUD di Kampung Lut Kucak. Selain itu, mahasiswa KKN juga mengadakan kegiatan literasi informal di posko KKN, terutama pada sore hari saat anak-anak datang berkunjung.
Kegiatan literasi ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan membaca, menulis, berbicara, dan berpikir kritis anak-anak di Desa Lut Kucak secara signifikan. Selain itu, program ini menjadi pondasi kuat dalam pengembangan perpustakaan desa yang sedang dibangun oleh mahasiswa KKN.
“Melalui upaya ini, kami berharap perpustakaan dapat terus berkembang menjadi pusat pembelajaran terbuka yang inklusif, tidak hanya untuk warga desa, tetapi juga masyarakat dari luar Kampung Lut Kucak,” pungkas Syahidal.