Universitas Syiah Kuala

Mahasiswa KKN USK Dorong Pembentukan Dokter Kecil untuk Sekolah Sehat dan Tanggap Bencana

Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala  dari KKN XXVII47 Gampong Lam Teungoh berkolaborasi mengadakan program edukatif  yang menciptakan Dokter Kecil di MIN 14 Aceh Besar.

Program yang bernama SEHATI (Sehat, Hebat, Anak Tangguh Indonesia) tersebut bertujuan untuk mendorong lahirnya dokter kecil untuk sekolah sehat dan tanggap bencana.

Program ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Anak-anak benar-benar dilatih menjadi pelopor kesehatan di lingkungan sekolahnya. Mereka dibekali dengan pengetahuan dasar tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), Kesehatan Lingkungan, dan juga Manajemen Bencana.

Uniknya, Dokter Kecil ini diberikan pengetahuan tentang manajemen bencana, karena MIN 14 Aceh Besar berada di wilayah rawan bencana tsunami maupun gempa bumi.

“Kami ingin anak-anak paham bahwa menjaga kesehatan itu bukan hanya tugas orang dewasa. Mereka pun bisa ikut ambil bagian, jadi agen perubahan yang dimulai dari hal kecil, seperti mencuci tangan yang benar atau tahu harus bagaimana kalau teman jatuh di sekolah,” jelas Athaya Salsabila dan Khairunnisa Dwi, Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi.

Sesi pelatihan berlangsung seru. Anak-anak belajar sambil bermain, mulai dari mengenali alat pertolongan pertama, latihan membalut luka, hingga bermain peran dalam simulasi evakuasi bencana. Tak sedikit yang langsung berkata, “Aku mau jadi dokter beneran kalau sudah besar kak!”

Para guru menyambut baik inisiatif ini. Mereka menganggap kehadiran mahasiswa KKN membawa warna baru dalam proses pembelajaran lebih kontekstual, dekat dengan keseharian, dan menyentuh sisi empati siswa.

“Ini program yang sangat bermanfaat. Anak-anak senang, tapi juga belajar banyak hal penting yang tak selalu diajarkan di buku teks. Kehadiran mahasiswa KKN benar-benar membantu memenuhi kebutuhan kami, karena kehadiran Dokter Kecil merupakan saran program dari Puskesmas, namun kami belum ada kesempatan dan waktu untuk melaksanakannya” ujar Kepala Sekolah MIN 14 Aceh Besar.

Sebagai bentuk apresiasi, seluruh peserta Dokter Kecil mendapatkan sertifikat dan pin dokter kecil. Program ini juga meninggalkan pesan kuat bahwa kesiapsiagaan, hidup bersih, dan peduli lingkungan harus mulai ditanamkan sejak dini.

Dengan semangat gotong royong, program Dokter Kecil menjadi bukti bahwa membangun sekolah sehat dan tanggap bencana bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Tapi bisa dimulai dari anak-anak, dari ruang kelas, dan dari ide sederhana yang dibawa mahasiswa KKN.

https://jdih.bandungkab.go.id/ https://satudata.pasuruankota.go.id/ https://geoportal.simalungunkab.go.id/ https://agentotosuper.com/ https://mbahtotokl.com/ https://apps.fkipunlam.ac.id/ https://perpus.untad.ac.id/ https://sistabok.pasuruankota.go.id/ https://pasti.slemankab.go.id/ https://servicios.cuc.uncu.edu.ar/ Kentangwin https://linklist.bio/totosuper-resmi/ https://linklist.bio/toto-kl/ https://linklist.bio/sbopoker/ https://linklist.bio/pisangbetrupiah/ https://estd.perpus.untad.ac.id/ https://comision-gfinanciera.anuies.mx/ https://krabi-railayprincess.com/ https://krabi-railayresort.com/ https://jurnal.uinsyahada.ac.id/contact/ https://ncmh.gov.mn/