Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXIX Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok 85 melaksanakan program Bimbingan Perencanaan Karier di SMK BUDI Bandar Dua, Gampong Drien Bungong, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya.
Program tersebut bertujuan membantu siswa/i mengenali potensi diri, memahami berbagai pilihan setelah lulus sekolah, serta meningkatkan kesiapan dalam menyusun rencana karier yang sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan masing-masing. Melalui kegiatan ini, siswa didorong untuk memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai langkah-langkah yang perlu dipersiapkan dalam meraih cita-cita.
Ketua KKN Reguler Periode XXIX USK Kelompok 85, Ahmad Sultan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia pendidikan lanjutan maupun dunia kerja.
“Perencanaan karier merupakan bekal penting bagi siswa untuk menghadapi masa depan. Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa mampu mengenali potensi dirinya, memiliki tujuan yang jelas, serta lebih percaya diri dalam menentukan langkah setelah lulus sekolah,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa/i SMK BUDI Bandar Dua. Materi bimbingan karier disampaikan oleh Elpita Sari, mahasiswi Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala. Dalam penyampaiannya, Elpita menjelaskan pentingnya perencanaan karier sejak dini, mengenalkan konsep karier, alasan mengapa perencanaan karier penting, serta mengajak siswa/i mengenali potensi diri melalui identifikasi minat, bakat, kepribadian, kelebihan, dan kekurangan yang dimiliki.
Selain itu, siswa/i juga diberikan pemahaman mengenai berbagai pilihan setelah lulus SMA/SMK, seperti melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, berwirausaha, bekerja, maupun mempersiapkan kehidupan berkeluarga secara matang. Mahasiswa KKN turut memberikan strategi sederhana untuk membantu siswa/i mengembangkan kelebihan sekaligus meminimalkan kekurangan yang dimiliki agar lebih siap menghadapi tantangan di masa depan.
Sebagai bentuk refleksi diri, mahasiswa KKN mengajak seluruh peserta mengikuti tes minat dan bakat untuk membantu mereka mengenali potensi yang dimiliki. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aktivitas “Pohon Karier”, di mana siswa/i menuliskan pencapaian yang telah diraih, harapan, potensi diri, serta tingkat kepuasan terhadap diri sendiri. Seluruh hasil refleksi tersebut ditempelkan pada media berbentuk pohon sebagai simbol komitmen dalam merancang masa depan.
Kepala SMK BUDI Bandar Dua, Satria Yudhistira, mengapresiasi pelaksanaan program Bimbingan Perencanaan Karier yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN Reguler Periode XXIX USK Kelompok 85. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan wawasan yang sangat bermanfaat bagi siswa/i dalam mempersiapkan masa depan sejak dini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Universitas Syiah Kuala yang telah melaksanakan kegiatan bimbingan perencanaan karier di sekolah kami. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan siswa SMK, karena membantu mereka mengenali potensi diri, memahami berbagai pilihan setelah lulus, serta lebih siap menentukan arah masa depan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi peserta didik,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja KKN Reguler Periode XXIX USK Kelompok R-XXIX-85 yang bertugas di Gampong Drien Bungong, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Gampong Drien Bungong yang dipimpin oleh Geuchik Tgk. M. Jauhari, SE.
Melalui program Bimbingan Perencanaan Karier, mahasiswa KKN Reguler Periode XXIX USK Kelompok R-XXIX-85 berharap siswa/i SMK BUDI Bandar Dua semakin memahami pentingnya mengenali potensi diri dan menyusun rencana karier sejak dini. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang memiliki tujuan hidup yang jelas, mampu mengambil keputusan karier secara matang, serta siap menghadapi tantangan pendidikan maupun dunia kerja di masa mendatang.