
Sebanyak 13 orang mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Khusus dari Universitas Syiah Kuala mengajarkan membaca, menulis dan berhitung (calistung) selama sebulan penuh anak-anak di Kabupaten Pidie. (Banda Aceh, 3 November 2020).
Berdasarkan informasi dari laman Serambinews.com menjelaskan, bahwa KKN Khusus ini dimulai sejak tanggal 30 Oktober – 30 November 2020.
Koordinator Mahasiswa yang mewakili Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsyiah M. Abdi Abdullah, SH mengatakan, ada 13 mahasiswa Unsyiah yang KKN khusus di Pidie.
Mereka ini mengikuti KKN khusus sebelum mengikuti sidang di tempat kuliahnya. Kegiatan para mahasiswa KKN khusus mengajari anak-anak membaca tulis dan berhitung (calistung).
"Semua mahasiswa KKN khusus ini adalah mahasiswa asal Pidie yang KKN di kampung asalnya," ucap M Adli Abdullah saat bersilaturahmi di hadapan Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, ST.
Para mahasiswa ini, ucapnya, terdiri dari beberapa fakultas seperti dari FKIP dan ada pula dari Fakultas Hukum. Di samping itu, selama kegiatan KKN ini mahasiswa diminta untuk melakukan program pencegahan Covid-19 dengan kampanye protokol kesehatan di masyarakat.
Lokasi para mahasiswa KKN khusus ini tersebar di beberapa lokasi sesuai kampung asalnya. Ada di Padang Tiji, Pidie, Kota Sigli hingga pinggiran daerah.
Sementara, Wakil Bupati Pidie mengatakan, ia berharap para mahasiswa Unsyiah ini dapat melakukan KKN khusus tersebut dengan baik.
"Ini pulang kampung dari Unsyiah harapan kami kegiatan ini harus bermanfaat untuk diri sendiri dan tambah pengalaman, ketrampilan. Di Pidie sekarang sudah diberlakukan sekolah tatap muka, silahkan dipilih. Khusus SD dan MI untuk program KKN ini," pungkas Fadlullah di ruang kerjanya.