Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kebencanaan Siklon Tropis SENYAR Universitas Syiah Kuala (USK) Tahun 2026 melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di wilayah terdampak banjir bandang. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah Sekolah Darurat Kebencanaan di TK Pelita Bangsa, Desa Balee Panah, Kabupaten Bireuen. Bireuen, (19 Januari 2026).
Sebanyak sembilan mahasiswa lintas jurusan yang tergabung dalam KKN Tematik Kebencanaan USK hadir tidak hanya untuk menjalankan program akademik, tetapi juga berperan aktif sebagai mitra masyarakat dalam proses pemulihan pasca bencana, khususnya bagi anak-anak usia dini yang terdampak banjir bandang akibat Siklon Tropis SENYAR.
Program Sekolah Darurat Kebencanaan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai bencana alam, terutama banjir, serta menanamkan sikap kesiapsiagaan sejak usia dini. Dalam pelaksanaannya, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai jenis bencana, penyebab terjadinya banjir, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan saat bencana terjadi.
Materi disampaikan dengan pendekatan yang ramah anak melalui permainan edukatif, cerita interaktif, bernyanyi bersama, serta simulasi sederhana. Metode ini dirancang agar anak-anak merasa aman, nyaman, dan antusias, sekaligus membantu mengurangi rasa takut dan trauma pascabencana.

Koordinator Kelompok KKN Tematik Kebencanaan USK, Firdaus, menjelaskan bahwa kegiatan Sekolah Darurat ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi psikologis anak-anak sekaligus upaya meningkatkan literasi kebencanaan sejak dini.
“Berdasarkan pengamatan kami, sebagian anak masih mengalami kebingungan dan ketakutan setelah banjir bandang. Melalui edukasi kebencanaan ini, kami berharap anak-anak menjadi lebih siap dan tidak panik apabila bencana serupa kembali terjadi,” ujar Firdaus.
Ia menambahkan bahwa dalam sesi interaktif, beberapa anak turut menceritakan pengalaman mereka saat banjir melanda.
“Anak-anak menyampaikan bahwa rumah mereka terendam banjir dan mereka merasa bingung ketika air mulai naik karena tidak mengetahui apa yang harus dilakukan,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan Sekolah Darurat Kebencanaan ini, mahasiswa KKN Tematik Kebencanaan Siklon Tropis SENYAR USK 2026 berharap dapat berkontribusi dalam pemulihan psikososial anak-anak serta meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menumbuhkan budaya sadar bencana sejak usia dini di wilayah rawan bencana.