Suasana berbeda hadir di UPT Perpustakaan dan E-Learning Universitas Syiah Kuala (USK) melalui kegiatan Library Talk & Relax: From Classroom Project to Open Stage Storytelling Performance. Banda Aceh, 10 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP USK untuk menampilkan kreativitas, kemampuan berbahasa Inggris, serta apresiasi terhadap karya sastra melalui pertunjukan storytelling. Acara ini merupakan kolaborasi antara UPT Perpustakaan dan E-Learning USK, Duta Baca USK, dan Departemen Pendidikan Bahasa Inggris FKIP USK, dengan dukungan mitra industri seperti MAKKA, Helva Kitchen, dan Maxim.
Mengusung tema “From the Page to the Stage”, kegiatan ini berawal dari proyek akhir mata kuliah SEED2020 Extensive Reading Novels and Short Stories. Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya membaca dan memahami karya sastra, tetapi juga mengadaptasinya menjadi pertunjukan storytelling kreatif yang dipentaskan di hadapan publik.
Dosen pengampu mata kuliah, Putri Nurul A’la, S.Pd., M.Inter&TransSt., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap proses pembelajaran mahasiswa selama satu semester.
“Mahasiswa tidak hanya membaca cerita, tetapi juga menganalisis karakter, memahami alur, mengembangkan interpretasi, berlatih, dan menghidupkan cerita tersebut melalui storytelling performance. Melihat antusiasme dan kreativitas mereka di kelas, saya ingin memberikan ruang yang lebih luas agar mereka dapat menunjukkan kemampuan kepada publik,” ujarnya.
Dalam pertunjukan tersebut, mahasiswa membawakan berbagai karya, mulai dari cerita rakyat, legenda, dongeng, cerita pendek, hingga karya populer lainnya dalam bentuk storytelling berbahasa Inggris. Setiap kelompok menampilkan interpretasi yang unik melalui penghayatan karakter, penggunaan bahasa, kostum, properti, serta kreativitas dalam penyampaian cerita.

Selain tampil sebagai peserta, sebanyak 21 mahasiswa juga terlibat aktif sebagai panitia yang mengelola berbagai aspek pelaksanaan kegiatan, mulai dari koordinasi acara, pengelolaan panggung, dokumentasi, hingga pengaturan peserta. Keterlibatan mereka menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya mampu berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama tim yang baik.
Meski dipersiapkan dalam waktu yang relatif singkat, kegiatan ini berhasil terlaksana dengan sukses berkat dedikasi dan semangat kolaborasi seluruh pihak yang terlibat. Putri mengaku bangga melihat berbagai potensi mahasiswa yang muncul selama proses persiapan hingga pelaksanaan acara.
“Saya sangat mengapresiasi dedikasi mahasiswa dalam kegiatan ini. Mereka menunjukkan kemampuan luar biasa, tidak hanya dalam storytelling, tetapi juga dalam mengelola acara, berkomunikasi, bekerja sama, dan menyelesaikan berbagai tantangan selama proses persiapan,” katanya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman yang berkesan karena banyak mahasiswa yang sebelumnya terlihat pendiam di kelas justru mampu menunjukkan potensi luar biasa ketika diberikan ruang untuk berkreasi dan tampil di depan publik.
“Saya terkejut sekaligus bangga melihat kemampuan mahasiswa yang muncul di luar ekspektasi. Mereka memiliki banyak talenta, baik dalam tampil di depan publik maupun bekerja di balik layar. Kegiatan ini membuktikan bahwa setiap mahasiswa memiliki potensi unik yang dapat berkembang ketika diberikan kesempatan,” tambahnya.
Salah seorang mahasiswa peserta mengaku kegiatan ini memberikan pengalaman ujian akhir yang berbeda dari biasanya.
“Awalnya ini hanya tugas akhir mata kuliah, tetapi ketika dibawa ke panggung terbuka, kami menjadi lebih percaya diri. Kami belajar menyampaikan cerita dalam bahasa Inggris, mengatur ekspresi, bekerja sama dalam tim, dan berkomunikasi dengan audiens,” ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan kerja keras mahasiswa, panitia juga memberikan penghargaan kepada penampilan storytelling terbaik. Penilaian dilakukan berdasarkan penghayatan cerita, kemampuan bahasa Inggris, penyampaian, kreativitas, kostum, serta penampilan secara keseluruhan.
Selain pertunjukan storytelling, acara turut dimeriahkan dengan penampilan musik dari Duta Baca USK yang menciptakan suasana hangat dan interaktif. Keterlibatan Duta Baca USK sebagai pembawa acara dan juri turut memperkuat nuansa kolaboratif yang menjadi ciri khas kegiatan ini.
Dukungan dari mitra industri juga menambah semarak acara. MAKKA memberikan voucher makanan bagi pemenang dan peserta terpilih, Helva Kitchen menyediakan signature slice cake untuk pemenang dan panitia, sementara Maxim memberikan voucher perjalanan yang dapat dimanfaatkan oleh peserta maupun pengunjung kegiatan.