Universitas Syiah Kuala

Mahasiswa Farmasi FMIPA USK Raih Prestasi Essay dan MTQ Tingkat Nasional

Mahasiswa Departemen Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional.

Kali ini, capaian tersebut datang dari ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-31 serta sejumlah kompetisi esai ilmiah yang diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Salah satu capaian diraih Syifa An Najwa yang berhasil menjadi finalis MTQ Nasional ke-31 di Semarang, Jawa Tengah, pada cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).

Keberhasilan Syifa menjadi finalis pada ajang tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa Farmasi USK dalam memadukan kemampuan akademik, penalaran ilmiah, dan pemahaman terhadap nilai-nilai Al-Qur’an.

Prestasi lainnya diraih Tim Atsirium USK yang berhasil meraih Juara II Scientific Essay Competition pada Festival Pharmacious Universitas Gadjah Mada (UGM).

Melalui kompetisi tersebut, mahasiswa Farmasi USK mengembangkan gagasan ilmiah dan menyusunnya dalam karya yang berbasis keilmuan. Capaian ini sekaligus menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan argumentasi ilmiah dan menawarkan gagasan inovatif dalam forum akademik tingkat nasional.

Prestasi serupa juga diraih Muhammad Zubaily yang berhasil meraih Juara II Scientific Essay Competition dalam ajang National Chemistry Competition di Universitas Lambung Mangkurat.

Rangkaian capaian tersebut memperlihatkan keaktifan mahasiswa Farmasi FMIPA USK dalam mengembangkan kemampuan akademik melalui berbagai kompetisi di luar ruang perkuliahan.

Keberhasilan mahasiswa tersebut tidak terlepas dari proses pendampingan dan pembinaan yang dilakukan oleh dosen. Dalam prosesnya, dosen membantu mahasiswa mengembangkan ide, memperkuat dasar ilmiah, menyusun karya, hingga mempersiapkan diri menghadapi tahapan seleksi dan kompetisi.

Dekan FMIPA USK, Prof. Dr. rer. nat. Ilham Maulana, menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian mahasiswa Farmasi tersebut.

“Kami bangga dengan prestasi yang diraih mahasiswa Farmasi FMIPA USK. Capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki semangat untuk terus belajar, mengembangkan gagasan, dan menguji kemampuan mereka melalui berbagai kompetisi,” ujar Ilham.

Menurutnya, keberhasilan mahasiswa juga tidak terlepas dari lingkungan akademik yang memberikan ruang bagi mereka untuk berkembang. Karena itu, peran dosen dalam memberikan pendampingan dan pembinaan menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

“Peran dosen yang secara konsisten memberikan pendampingan dan pembinaan juga sangat penting dalam menciptakan lingkungan akademik yang mendukung mahasiswa untuk berkembang dan berprestasi,” lanjutnya.

Ilham menambahkan, keikutsertaan mahasiswa dalam berbagai kegiatan akademik di luar perkuliahan perlu terus didorong. Pengalaman mengikuti kompetisi dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, serta mengembangkan kemampuan yang bermanfaat dalam pendidikan maupun kehidupan profesional.

Kepala Departemen Farmasi FMIPA USK, Tedy Kurniawan Bakri, M.Farm., Apt., turut mengapresiasi capaian mahasiswa dan dosen pendamping.

“Kami turut bangga atas capaian para mahasiswa. Prestasi seperti ini tumbuh dari kemauan untuk belajar, kerja keras, keberanian untuk berkompetisi, serta proses pendampingan yang terus dilakukan oleh para dosen,” ujar Tedy.

Ia berharap capaian tersebut dapat mendorong semakin banyak mahasiswa Farmasi untuk berani mengembangkan potensi dan mengikuti berbagai kegiatan ilmiah.

“Kami berharap semakin banyak mahasiswa Farmasi yang berani mengembangkan potensi dan mengikuti berbagai kegiatan ilmiah. Teruslah belajar, berkarya, dan berprestasi,” katanya.

Menurut Tedy, kompetisi tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian juara. Proses persiapan dan keikutsertaan mahasiswa juga menjadi bagian dari pembelajaran untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi ilmiah, dan kerja sama.

Pembinaan prestasi mahasiswa juga menjadi bagian dari komitmen USK dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Pengalaman mengikuti kompetisi memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan, mengembangkan gagasan, serta berinteraksi dengan mahasiswa dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi.

Aktivitas tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Quality Education, melalui pengembangan pengalaman belajar mahasiswa yang tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pembinaan, kompetisi, dan pengembangan keterampilan akademik maupun profesional.

Prestasi yang diraih mahasiswi dalam ajang nasional juga mencerminkan terbukanya kesempatan yang setara bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas dan menunjukkan kemampuan di bidang akademik dan keilmuan, sejalan dengan semangat SDG 5 tentang Gender Equality.

Sementara itu, pengembangan karya ilmiah dan gagasan inovatif mahasiswa memiliki keterkaitan dengan SDG 9 tentang Industry, Innovation and Infrastructure, terutama dalam membangun budaya inovasi dan kreativitas berbasis ilmu pengetahuan di lingkungan perguruan tinggi.

Keikutsertaan dalam kompetisi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi juga membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan, perluasan jejaring, dan peluang kolaborasi akademik, yang sejalan dengan SDG 17 tentang Partnerships for the Goals.

Departemen Farmasi FMIPA USK akan terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan akademik, penelitian, kompetisi ilmiah, inovasi, serta berbagai kegiatan pengembangan diri.

Dengan dukungan dosen dan lingkungan akademik yang kondusif, berbagai aktivitas tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga membentuk mahasiswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis, inovatif, kolaboratif, serta mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Rangkaian prestasi di tingkat nasional ini sekaligus menjadi dorongan bagi Departemen Farmasi FMIPA USK untuk terus memperluas ruang bagi mahasiswa untuk belajar, berkarya, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi hingga mampu berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.