Sepuluh mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB USK) yang tergabung dalam kelas International Islamic Economics Program (IIEP) mengikuti kegiatan student exchange di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dari tanggal 29 Maret – 13 Mei 2026.
Program ini diikuti sepuluh mahasiswa, yang terdiri atas delapan mahasiswa berkewarganegaraan Indonesia dan dua mahasiswa internasional asal Thailand. Selama program berlangsung, mahasiswa mengikuti kegiatan akademik sit-in class di Pusat Kajian Syariah, Fakulti Pengajian Islam UKM.
Adapun mata kuliah yang diikuti meliputi Pentadbiran Zakat, Wakaf dan Baitul Mal, Asas Perniagaan dan Pembiayaan Islam, serta Ekonomi Islam. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh banyak ilmu dan wawasan baru dari para dosen UKM.
Selain mengikuti perkuliahan reguler, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman belajar melalui sistem kelas tutorial, yaitu sesi pembelajaran dalam kelompok kecil yang memungkinkan diskusi mendalam serta pembahasan tugas secara intensif.
Interaksi langsung dengan mahasiswa Fakulti Pengajian Islam UKM turut memberikan pengalaman akademik yang berharga dan meningkatkan motivasi mahasiswa untuk memperdalam ilmu ekonomi Islam.
Selain kegiatan akademik, mahasiswa juga mengikuti studi kunjungan ke Perpustakaan Tun Sri Lanang, yang merupakan salah satu fasilitas unggulan UKM. Perpustakaan ini memiliki koleksi yang sangat lengkap, termasuk manuskrip klasik seperti Qanun Meukuta Alam, serta berbagai referensi yang disimpan dalam bentuk mikrofilm untuk menjaga keawetannya hingga ratusan tahun. Fasilitas ruang belajar yang tersedia sangat nyaman, bahkan ada ruang yang tersedia selama 24 jam bagi mahasiswa dalam menyelesaikan tugas perkuliahan.
Kegiatan lain yang tidak kalah penting adalah partisipasi mahasiswa dalam seminar internasional bertema budaya dan pembangunan yang melibatkan Indonesia (khususnya Aceh), Malaysia, dan Thailand. Dalam forum ini, mahasiswa mempresentasikan berbagai topik menarik terkait pertukaran budaya dan wawasan lintas negara, yang memperkaya perspektif global mereka.
Salah satu presentasi mahasiswa Aceh mengangkat tema keunggulan produk nilam Aceh. Pengalaman yang sangat berkesan juga diperoleh saat mahasiswa berkunjung ke Akademi Zakat (AZKA), bagian dari Pusat Pungutan Zakat Majelis Agama Islam Wilayah Persekutuan.
Dalam kunjungan ini, mahasiswa mendapatkan wawasan praktis mengenai pengelolaan zakat, mulai dari strategi pengumpulan hingga pendayagunaan zakat di era modern untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan dalam program student exchange ini dirancang untuk memperkuat kualitas pendidikan mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam FEB USK, sehingga mampu melahirkan generasi yang berkontribusi bagi kemajuan Aceh serta memiliki daya saing global.
Program ini juga menjadi langkah strategis dalam mempererat kerja sama antara Universitas Syiah Kuala dan Universiti Kebangsaan Malaysia, khususnya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) pada aspek pendidikan berkualitas.
Dosen pendamping dari Program Studi Ekonomi Islam, Muhammad Haris Riyaldi, turut memanfaatkan kegiatan ini sebagai sarana benchmarking dalam upaya peningkatan kualitas kurikulum dan proses pembelajaran di lingkungan Prodi Ekonomi Islam FEB USK.
Seluruh peserta sangat bersyukur mendapat kesempatan ini, dan mengucapkan terima kasih kepada Rektor USK atas terselenggaranya kegiatan student exchange ini.
Program ini berkat dukungan pendanaan dari hibah World Class University (WCU) USK melalui program Student Exchange – Enhancing Quality Education for International University Impact and Recognition Times Higher Education Impact Ranking (EQUITY) Tahun 2026.