Mahasiswa Program Studi (Prodi) D3 Sekretaris, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala (USK), menggelar aksi kemanusiaan bertajuk “Lentera Pasca Banjir: Menyalakan Asa Melalui Pendidikan dan Aksi Nyata”. Kegiatan yang dipusatkan di SD IT Ceudah Rabbani pada Sabtu (2/5/2026) ini dirancang sebagai bentuk dukungan psikososial bagi anak-anak dan masyarakat yang terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu.
Ketua Prodi D3 Sekretaris, Wirdah Irawati, S.E., M.Sc., saat membuka acara menekankan bahwa kehadiran para mahasiswa bertujuan utama untuk memulihkan keceriaan anak-anak. Menurutnya, trauma bencana pada anak harus segera ditangani dengan pendekatan yang menggembirakan.
Ia berharap melalui aktivitas edukatif yang interaktif, anak-anak dapat perlahan melupakan kesedihan akibat bencana yang menimpa mereka.
“Program ini tidak hanya menyasar aspek hiburan, tetapi juga penguatan psikologis yang lebih mendalam bagi lingkungan sekolah dan keluarga,” jelas Wirdah.
Salah satu agenda utama adalah praktik komunikasi antara anak dan orang tua yang dipandu langsung oleh Direktur MBA Academy, Dharmayanti. Sesi ini menggarisbawahi pentingnya komunikasi efektif dalam membangun kedekatan emosional dan menciptakan rasa aman, yang merupakan kunci utama dalam proses pemulihan psikologis anak pasca-bencana.
Sebagai wujud kepedulian nyata, mahasiswa USK turut menyalurkan bantuan logistik kepada warga sekolah dan masyarakat sekitar. Bantuan tersebut meliputi 100 paket makanan ringan serta alat tulis untuk siswa, 115 paket sembako bagi guru dan orang tua, serta 39 mushaf Al-Qur’an yang diserahkan secara simbolis kepada pihak sekolah. M
Ketua Panitia, Mila Junita Slasih, menyampaikan bahwa seluruh bantuan dan rangkaian kegiatan ini dapat terlaksana berkat kontribusi besar dari para donatur yang bergerak atas dasar kemanusiaan.
Di sisi lain, keterlibatan aktif mahasiswa dalam aksi ini menjadi sarana pembelajaran sosial yang sangat berharga. Melalui interaksi langsung dengan para penyintas, mahasiswa tidak hanya mengasah kompetensi organisasi, tetapi juga menumbuhkan empati serta kepekaan sosial terhadap situasi krisis.
“Inisiatif ‘Lentera Pasca Banjir’ ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi masyarakat terdampak untuk kembali bangkit dan menatap masa depan dengan lebih optimis,” ucapnya.