Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) secara resmi melepas lima mahasiswa unggulannya, untuk mengikuti program pertukaran pelajar internasional yang difasilitasi oleh Center for Indonesian Medical Students’ Activities (CIMSA).
Prosesi pelepasan ini dilakukan secara simbolis oleh Dekan FK USK, Dr. dr. Safrizal Rahman, M.Kes., Sp.OT, didampingi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni & Kemitraan, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH. CIMSA sendiri merupakan satu-satunya organisasi mahasiswa kedokteran di Indonesia yang berafiliasi dengan International Federation of Medical Students’ Association (IFMSA), sehingga mampu memberikan akses bagi mahasiswa kedokteran di seluruh Indonesia untuk mengikuti program pertukaran profesional di kancah internasional.
Melalui departemen Standing Committee on Professional Exchange (SCOPE), program ini memungkinkan para mahasiswa untuk memperoleh pengalaman klinis melalui kegiatan kepaniteraan atau observership di berbagai rumah sakit luar negeri guna memahami sistem pelayanan kesehatan di negara lain. Kelima mahasiswa angkatan 2022 yang terpilih akan menjalani masa penempatan selama satu bulan penuh, terhitung sejak tanggal 1 hingga 31 Januari 2026. Mereka akan tersebar di berbagai negara dengan spesialisasi departemen yang beragam, sesuai dengan fokus bidang keilmuan yang mereka ambil.
Dalam daftar keberangkatan tersebut, Adzra Athira dijadwalkan menjalani penempatan di Rumania pada Departemen Obstetri dan Ginekologi. Sementara itu, Dimas Wirangga Darsono dan Nisrina Alya Fasha Harahap akan berangkat bersama menuju Mesir untuk mendalami Departemen General Surgery. Di lokasi lain, Muhammad Ridwan Hafidz akan mengikuti program pada Departemen General Surgery di Turkiye, serta Shinta Anjani Kasela yang akan mengemban tugas di Polandia pada Departemen Pediatric Surgery.
Dekan FK USK, Dr. dr. Safrizal Rahman, M.Kes., Sp.OT, menyampaikan bahwa program ini merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk memperkenalkan institusi serta membangun jejaring internasional.
“Mahasiswa diharapkan mampu menjalin komunikasi yang intens, baik secara personal maupun institusional, yang nantinya dapat ditindaklanjuti untuk mendukung reputasi global fakultas dan universitas,” katanya.
Hal ini, tak lepas karena mahasiswa membawa identitas negara dan perguruan tinggi, mereka dituntut untuk senantiasa menjaga sikap, tanggung jawab, serta kesehatan selama kegiatan berlangsung di negara penempatan.
Senada dengan hal tersebut, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH, selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan, menambahkan, CIMSA berperan krusial sebagai penghubung antara fakultas kedokteran dan institusi di luar negeri.
Pihak fakultas siap memfasilitasi kerja sama lebih lanjut jika ditemukan potensi kolaborasi akademik dengan para profesor di tempat penempatan. Pelepasan ini menjadi simbol komitmen dan apresiasi FK USK dalam mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa menuju standar World Class University, yang diharapkan berdampak positif bagi penguatan jejaring internasional universitas di masa depan.
“Penempatan di negara-negara Eropa dan Timur Tengah ini diharapkan memberikan wawasan medis yang luas dan beragam bagi para peserta,” ucapnya.