Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan bagi Mahasiswa baru yaitu Taaruful Islamiyah Lishihah (TASLIH) ke 7 pada tanggal 28-29 November 2020. (Banda Aceh, 29 November 2020).
TASLIH merupakan acara yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa baru FKep Unsyiah yang beragama islam, sebagai salah satu persyaratan untuk lulus dalam Unit Pengembangan Program Pendamping Mata Kuliah Agama Islam (UP3AI).
Kegiatan Taslih kali ini, mengusung tema “Meraih Pelita Ketaqwaan Berlandaskan Akhlak Qurani Demi Menggapai Akidah yang Haqiqi”. Tema ini diambil dengan tujuan untuk menggugah kesadaran mahasiswa muslim FKep Unsyiah, untuk medalami setiap arti kehidupan islam, serta memperkokoh dan merajut benang ukhuwah islamiyah antar mahasiswa FKep Unsyiah.
Adapun tahun ini, karena dalam kondisi pandemic Covid-19 maka TASLIH harus dilaksanakan secara daring. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor III Unsyiah Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur, BC. Dalam sambutannya, Alfiansyah mengatakan, dirinya sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan taslih 7 yang diadakan oleh LDF Ash-Shihah Fakultas Keperawatan ini.
“Terlebih dengan kreativitas yang dilakukan oleh mahasiswa agar kegiatan tetap berjalan dengan baik meskipun secara daring,” ucapnya.
Pada tahun ini mahasiswa Fakultas Keperawatan Unsyiah melaksanakan TASLIH secara online dengan beberapa bentuk kegiatan seperti pemutaran video oleh panitia, mendengarkan tausiah dari para pemateri, yaitu Ma’rifatullah, Tawadzun, Ma’rifatul Qur’an, Ma’rifatul Islam, Ghazwul Fikri, Ma’rifatul Rasul, Ma’rifatul Insan, dan pelaksanaan Tahyiz Mayit. Selain itu, panitia juga mengadakan games menarik agar peserta dapat menikmati kegiatan acara TASLIH 7.
Ketua Panitia TASLIH 7 Aliif Maulana menjelaskan, jumlah peserta kegiatan ini sebanyak 154 mahasiswa, terdiri dari 139 orang perempuan, dan 15 orang laki-laki. Peserta tashlih 7 diberi sebutan dengan sajid (untuk laki-laki) dan sajidah (untuk perempuan) yang berarti sujud, taat, dan patuh.
Penamaan ini diberikan sebagai bentuk do’a dan harapan terhadap para peserta. Sajid terbaik disematkan kepada “Diva Mardevian”, serta sajidah terbaik kepada “Denni Mulyani” sebagai bentuk penghargaan atas kedisiplinan, keaktifan, serta akhlak mulia yang ditunjukkan oleh keduanya.
Selain sajid dan sajidah terbaik, ada juga projek kebaikan terbaik yang diberikan kepada “Dina Lorenza” atas kegiatan-kegiatan bermanfaat untuk orang lain.
Aliif berharap, kegiatan TASLIH ke 7 ini dapat memberikan manfaat bagi peserta, maupun panitia. Dan dapat menjadikan perubahan yang lebih islami baik dalam perilaku, pakaian, maupun perkataan dari peserta maupun panitia itu sendiri. Ia pun berharap, kegiatan seperti ini bisa berlanjut di tahun berikutnya.
“Semoga wabah COVID-19 segera berakhir, agar kegiatan TASLIH tahun depan dapat dilaksanakan secara offline,” ucap Aliif.
TASLIH 7 tahun ini memiliki jargon “Muslim hebat, Muslim Beriman. Hidup taat, berpedoman Al-Qur’an”. Jargon tersebut bertujuan agar mahasiswa Fkep Unsyiah menjadi muslim yang hebat, dapat membela agama, negara sesuai dengan pedoman Al-Qur’an, dan menjadi muslim yang beriman kepada Allah dan Rasul Nya.
Kegiatan pembukaan juga dihadiri oleh Wakil Dekan III Fakultas Keperawatan, Sekretaris Jurusan Keperawatan, Sekretaris UP3AI Universitas Syiah Kuala, Ketua UP3AI Fakultas Keperawatan Unsyiah, dan beberapa tamu undangan lainnya dari unsur pimpinan Fakultas Keperawatan, Fosma, LDF Se-Unsyiah, BEM, dan DPM.