Lanjutkan MoU, Kemhan RI Didik Dokternya di USK

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia bersama Universitas Syiah Kuala (USK) menandatangani kesepakatan bersama, terkait pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, yang berlangsung di Balai Senat kampus ini, Rabu, 9 November 2023.

Dirjen Kuathan Kemhan, Laksda TNI Dr. Bambang Irwanto,M.Tr(Han), CHRMP menyampaikan, saat ini kebutuhan dokter di Rumah Sakit (RS) di bawah Kemhan baru 50 persen, maka pihaknya butuh 50 persen lagi.

“Sudah ada enam lulusan (dokter) dari USK. Sedangkan 16 orang lainnya, saat ini sedang proses belajar di sini. USK adalah salah satu kampus terbaik di Indonesia, apalagi di Sumatra,” kata Bambang.

Oleh sebab itu, Kemhan dalam rangka peningkatan SDM, telah melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 15 Perguruan Tinggi di Indonesia, termasuk USK. Kerjasama dengan USK sudah berlangsung selama 10 tahun.

“Kedepan sinergi TNI dengan USK bisa terus berkembang, sehingga kita bisa memberikan kontribusi lebih bagus kepada bangsa dan negara,” harap Dirjen Kuathan Kemhan.

Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan menyampaikan terimakasih atas kepercayaan meneruskan kerjasama Kemhan dengan USK, yang telah dimulai sejak tahun 2013. Menurutnya, USK yang sudah terakreditasi Unggul, siap menempa SDM Kemhan di berbagai aspek, terutama tenaga kesehatan.

“FK USK jadi fakultas favorit. Sebagian besar mahasiswanya dari luar Aceh. Kita sangat terbuka. Termasuk untuk PPDS, spesialis dan sebagainya. FK terakreditasi unggul dan terakreditasi internasional,” sebut Prof Marwan.

Rektor menyampaikan, ada 14 PPDS di USK yang sedang berjalan, dan sedang menunggu 4 lagi. Sejumlah prodi berakreditasi A, dan Unggul.

“Hubungan USK dengan TNI sangat dekat, terutama dengan Kodam IM. Banyak yang sedang S2 dan S3 di sini. Dalam sejarahnya, rektor pertama USK dari TNI, Kolone Yasin,” tutur Rekor.