Universitas Syiah Kuala

Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa USK Hadirkan TTG bagi Kelompok Tani Lampoh Arab Bertani

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan sektor pertanian melalui program pengabdian masyarakat. Kali ini, dosen dan mahasiswa USK berkolaborasi menghadirkan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa mekanisasi sistem pertanian bedengan bagi Kelompok Tani Lampoh Arab Bertani di Gampong Miruk Lam Reudeup, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.

Program ini dipimpin oleh Dr. Zulfahrizal dari Departemen Teknik Pertanian sebagai ketua tim, bersama Dr. Miksalmina dari Departemen Ekonomi Pembangunan sebagai anggota. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan efisiensi pengolahan lahan hortikultura, khususnya dalam pembuatan bedengan, sehingga petani dapat menghemat waktu dan tenaga serta memperoleh hasil yang lebih optimal.

Untuk mendukung kesuksesan program, tim juga melibatkan enam mahasiswa KKN Tematik USK: Muhammad Nafis, Rahmat Hidayatullah, Novi Rayyana, Ade Farmanda, Awalul Rizki, dan Nia Anggitta Saragih. Para mahasiswa tidak hanya mendampingi petani dalam proses alih teknologi, tetapi juga terjun langsung mulai dari modifikasi mesin pengolah tanah, pengolahan lahan, hingga persiapan panen.

Ketua tim, Dr. Zulfahrizal, menegaskan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam program ini. “Pelibatan mahasiswa dalam Program KKN Tematik penting dilakukan untuk mendukung keberhasilan pengabdian. Selain bermanfaat bagi masyarakat, mahasiswa juga mendapat pengalaman nyata dalam menerapkan ilmu yang dipelajari di kampus,” ujarnya.

Koordinator mahasiswa KKN Tematik, Muhammad Nafis, turut menyampaikan pengalamannya. “Kami sangat senang bisa berbagi ilmu sekaligus belajar dari petani. Ini menjadi pengalaman berharga untuk berkembang menjadi sarjana yang berkualitas,” ungkapnya.

Inti kegiatan ini adalah pemberian mesin pengolah lahan, plastik mulsa, serta pelatihan alih teknologi mengenai tata cara pengolahan lahan pertanian yang efektif dan efisien. Kehadiran program ini diharapkan mendukung transformasi pertanian tradisional menuju pertanian modern berbasis teknologi.

Kelompok Tani Lampoh Arab Bertani, di bawah kepemimpinan M. Ali Umar, dinilai sebagai mitra yang aktif dan mandiri.

Kelompok ini sangat layak mendapat dukungan untuk terus maju,” tambah Dr. Zulfahrizal.

Program ini masih berlanjut hingga tahap panen. Dalam waktu dekat, lahan seluas 8.000 m² yang ditanami semangka, jagung, kacang panjang, dan terong akan menjadi lokasi panen bersama yang turut menghadirkan unsur pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, serta jajaran kampus USK. “Kami berharap lahan ini menjadi percontohan budidaya hortikultura dengan dukungan teknologi kampus,” tutup Zulfahrizal.

https://jdih.bandungkab.go.id/ https://satudata.pasuruankota.go.id/ https://geoportal.simalungunkab.go.id/ https://agentotosuper.com/ https://mbahtotokl.com/ https://apps.fkipunlam.ac.id/ https://perpus.untad.ac.id/ https://sistabok.pasuruankota.go.id/ https://pasti.slemankab.go.id/ https://servicios.cuc.uncu.edu.ar/ Kentangwin https://linklist.bio/totosuper-resmi/ https://linklist.bio/toto-kl/ https://linklist.bio/sbopoker/ https://linklist.bio/pisangbetrupiah/ https://estd.perpus.untad.ac.id/ https://comision-gfinanciera.anuies.mx/ https://krabi-railayprincess.com/ https://krabi-railayresort.com/ https://jurnal.uinsyahada.ac.id/contact/ https://ncmh.gov.mn/