
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menandatangani nota kesepahaman (MoU). Kerjasama di bidang peningkatan kompetensi SDM, sektor energi, sumber daya mineral, pendidikan, dan pelatihan tersebut ditandatangani oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral Kementerian ESDM, Dr. Ir. Djajang Sukarna dan Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang mini Rektor Unsyiah, Kamis (22/6)
Nota kesepahaman akan berlaku selama 5 tahun dan akan diperpanjang jika diperlukan. Sedangkan ruang lingkupnya akan dilaksanakan dalam bentuk penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan sektor ESDM, pengabdian masyarakat, serta diskusi, seminar, lokakarya, dan workshop.
Prof. Samsul menyebutkan, Kementerian ESDM selama ini sudah konsisten memperhatikan berbagai sektor ESDM seperti bidang pertambangan. Upaya tersebut harus dipertahankan, karena mengingat selama ini masih banyak mahasiswa Fakultas Teknik Unsyiah yang melakukan Kuliah Kerja Praktek (KKP) di berbagai perusahaan yang berkaitan dengan ESDM.
“Namun, kerjasama ini akan lebih mempermudah mahasiswa Unsyiah untuk mendapatkan kesempatan yang sama karena sudah ada landasan hukum berupa MoU ini. Peluang bagi untuk mendapatkan pelatihan yang dari Kementerian ESDM juga semakin besar dengan adanya kesepakatan ini. Jadi, inilah bagian dari beberapa tujuan kerjasama ini. Selain itu, MoU ini akan diperpanjang apabila berdampak positif bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Dr. Djajang menilai Unsyiah sangat responsif dalam kerjasama ini. Apalagi program studi Teknik Pertambangan FT Unsyiah akan berpeluang besar untuk menyumbangkan para ilmuan tambang bagi Indonesia di masa mendatang. Pemerintah ingin agar energi tambang benar-benar dikelola oleh anak negeri.
“Selain Unsyiah, Kementerian ESDM juga telah melakukan kerjasama dengan beberapa universitas lain yang ada di Indonesia, seperti Unsri, USU, UMM, Udayana, dan lain-lain. MoU antara Unsyiah dengan Kementerian ESDM juga akan membuka peluang bagi pengelolaan minyak dan gas di Aceh. Badan Pengelolaan Migas Aceh (BPMA) kini sudah terbentuk. Jadi, Unsyiah dapat dijadikan sebagai corong ilmunya,” jelasnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Dr. Nazamuddin, SE, MA (Wakil Rektor IV Unsyiah), Dr. Ir. Mirza Irwansyah, MBA, MLA (Dekan Fakultas Teknik Unsyiah), Dr. Abrar Muslim, S.T., M.Eng (Ketua Prodi Teknik Pertambangan), pejabat Unsyiah, dan tim Kementerian ESDM.
Editor: Reza Fahlevi