Universitas Syiah Kuala (USK) melalui Office of International Affairs (OIA) menerima kunjungan delegasi Japan International Cooperation Agency (JICA) pada 24 Juni 2024 di Ruang OIA. Delegasi disambut baik oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemitraan, dan Bisnis, USK Prof. Dr. Ir. Taufiq Saidi, M. Eng., IPU, dan Dr. Muzailin Affan selaku ketua OIA.
Tujuan kunjungan adalah untuk meeting koordinasi survei dan koleksi data program JICA mengenai penyembuhan Aceh dari bencana tsunami dan mereview bantuan dan program yang sudah pernah disalurkan untuk Aceh dan dijalankan sebelumnya.
Selain itu, kunjungan ini juga menjadi salah satu bagian dari persiapan untuk kegiatan peringatan bencana Tsunami Aceh ke 20 bekerjasama dengan pihak USK salah satunya. “JICA akan menyusun buku yang berisi tentang progress dan pencapaian program atas distribusi bantuan untuk masyarakat Aceh”, ucap Muzailin.
Selama ini pemerintah Jepang melalui JICA sudah mendistribusikan bantuan-bantuan untuk pemerintah Aceh, termasuk sekolah-sekolah dan perguruan tinggi, untuk penyembuhan dan pembangunan Aceh setelah musibah gempa dan tsunami. Oleh karena itu, pihak Jepang akan melakukan pengumpulan dokumentasi dalam bentuk video atau foto untuk dokumen peringatan hari Tsunami Aceh nanti.
“JICA telah memainkan peran penting dalam perjalanan pemulihan Aceh pasca tsunami melalui berbagai program dan inisiatif dalam membangun kembali infrastruktur, memberikan bantuan darurat, dan memberikan bantuan berkelanjutan kepada masyarakat Aceh”, ucap Prof. Taufiq.
Ono Nozomu, Senior Representative JICA Indonesia, mengatakan bahwa melalui kolaborasi antara JICA dan USK, kedua pihak dapat mewujudkan masa depan yang lebih aman dan berketahanan untuk mendorong terciptanya masyarakat tahan bencana dan tsunami. Hadir dalam pertemuan tersebut Ir. Rahmad Dawood, S.Kom, M.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Er., Kepala UPT Laboratorium Terpadu USK.