Universitas Syiah Kuala

Ingin Melestarikan Rencong, BEM Unsyiah Menangkan PHBD 2014

Berangkat dari kecintaan dan keterlibatan dalam upaya pelestarian budaya rencong yang saat ini hampir hilang di Provinsi Aceh, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Syiah Kuala berhasil memenangkan Program Hibah Bina Desa (PHBD) 2014. Berlokasi di Desa Baet Lampuot Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Aceh Besar, BEM Unsyiah bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh secara suka rela berupaya menjadikan kawasan ini menjadi desa wisata berbasis kebudayaan di Aceh.

“Alhamdulillah, kami berhasil memenangkan PHBD 2014 setelah melalui berbagai seleksi mulai dari praproposal, full proposal, serta presentasi konsep dan anggaran di Jakarta awal Juli kemarin,” ujar Ramadhan, Koordinator BEM Unsyiah untuk PHBD 2014.

Usulan kegiatan PHBD yang berjudul “Kampung Rencong sebagai Upaya Pengembangan Destinasi Wisata Baru dan Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Aceh Besar” merupakan salah satu proposal dari ribuan proposal yang masuk ke DIKTI dari berbagai universitas di Indonesia. Secara nasional, tahun ini terseleksi 83 proposal yang di danai oleh DIKTI yang mencapai 50 juta rupiah per proposalnya.

“Kami ingin mengoptimalkan potensi pembuatan rencong dan kreativitas masyarakat setempat serta menjadikan kawasan daerah wisata baru di Provinsi Aceh sehingga mampu meningkatkan ekonomi dan mengembangkan kebudayaan rencong yang hampir punah,” tambah Ketua Departemen Sosial Masyarakat BEM Unsyiah 2014.

PHBD merupakan salah satu program baru dari DIKTI yang paling prestisius dibandingkan dengan program kemahasiswaan lainnya seperti PKM. Prestisius dari sisi cakupan program (dua belas isu strategis nasional), keluaran program, dan pendanaan. Program yang menuntut keterlibatan mahasiswa untuk turut mengatasi persoalan/isu strategis nasional ini bahkan bisa “disejajarkan” dengan beberapa program hibah DIKTI untuk para dosen.

Keberhasilan tim BEM Unsyiah yang beranggotakan mahasiswa Sosiologi, Komunikasi, Pendidikan Dokter, FKIP Biologi, Akuntansi, dan Ekonomi Pembangunan ini juga berkat dosen pembimbing, Khairulyadi, M.H.Sc. (Sekretaris Prodi Sosiologi FISIP Unsyiah), juga kerja sama yang sangat baik dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh.[un-be]

https://jdih.bandungkab.go.id/ https://satudata.pasuruankota.go.id/ https://geoportal.simalungunkab.go.id/ https://agentotosuper.com/ https://mbahtotokl.com/ https://apps.fkipunlam.ac.id/ https://perpus.untad.ac.id/ https://sistabok.pasuruankota.go.id/ https://pasti.slemankab.go.id/ https://servicios.cuc.uncu.edu.ar/ Kentangwin https://linklist.bio/totosuper-resmi/ https://linklist.bio/toto-kl/ https://linklist.bio/sbopoker/ https://linklist.bio/pisangbetrupiah/ https://estd.perpus.untad.ac.id/ https://comision-gfinanciera.anuies.mx/ https://krabi-railayprincess.com/ https://krabi-railayresort.com/ https://jurnal.uinsyahada.ac.id/contact/ https://ncmh.gov.mn/