Himpunan Mahasiswa Pendidikan Kewarganegaraan (HIMADIKWARA) FKIP Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan Webinar Nasional, dengan tema “Membentuk jiwa Entrepreneur Muda yang Mandiri, Kreatif, dan Inovatif di Masa Pandemi”. Kegiatan ini dipandu oleh Suci Zahrah Salsabila, dengan pemateri utama, Dr. Indra Cahaya Uno yang merupakan abang kandung Sandiaga Uno. (Banda Aceh, Sabtu 4 September 2021)
“Webinar ini kita laksanakan dengan tujuan untuk memotivasi dan membangun pemahaman mahasiswa tentang wirausaha, oleh karena itu, kita sangat bersyukur bapak Indra Uno berkenan hadir dalam salah satu kegiatan penting yang kita laksanakan ini,” kata Ketua HIMADIKWARA, R.A.Valdhize Afdhel Chamdezine.
Saat ini, Indonesia merupakan negara dengan pengagguran tertinggi di Asia dalam tiga tahun terakhir (2019-2020). Namun ironisnya, pengangguran terbanyak adalah dari kalangan yang sudah menempuh pendidikan tinggi. Karena itu, mahasiswa diharapkan menjadi generasi pencipta lapangan kerja, bukan pencari kerja saat lulus kuliah nanti.
Indra Cahya Uno dikenal sebagai penggiat social entrepreneurship di Indonesia. Pria yang akrab disapa Indra ini, menempuh pendidikan magister bisnis di Marshall School of Business, University of Southern California dan lulus pada tahun 2000. Idra adalah Co-Founder dari gerakan sosial pengusaha terbesar di Indonesia, yaitu OK OCE Indonesia. OKE OCE kepanjangan dari One Kecamatan One Center for Entrepreneurship.
“Indonesia sebagai negara yang memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang sangat besar, sudah seharusnya SDA yang kita miliki ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya demi mewujudkan kemakmuran dan keadilan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia dengan tanpa kecuali,” kata Indra.
Dia melanjutkan dengan pertanyaan “apakah masyarakat Indonesia bisa lebih makmur ke depan?” disambut dengan balasan chat peserta dalam Zoom dengan jawaban pesimis: “Saya rasa sulit pak”, “ah.. susah pak”, dan “tidak yakin”. Demikian sederet jawaban dari ratusan peserta yang hadir dalam webinar tersebut.
“Kita bisa membawa kemakmuran dan kesejahteraan kepada masyarakat Indonesia ini,” ujar Indra Uno menjawab pesimisme peserta.
“Dengan utamanya adalah anak muda, mahasiswa harus punya semangat dan komitmen tinggi untuk berwirausaha, dan dilakukan secara berjamaah. Generasi muda harus mampu menciptakan lapangan kerja, tidak boleh menjadi generasi pencari kerja,” katanya.
Menurutnya, Allah SWT telah menganugerahkan manusia dengan akal dan pikiran, lengkap dengan semua panca indra. Semua itu, merupakan potensi besar yang ada. Karenanya, Indra mengajak semua pihak, mempergunakan anugerah tersebut agar dapat menciptakan kebaikan dan kemakmuran, yang muaranya terwujud kehidupan sejahtera bersama.
“Bagaimana caranya? Caranya adalah pertama, bangun niat dengan nama Allah bahwa kita ingin menjadi manusia berguna bagi yang lain. Kemudian, harus komit terhadap empat hal; komit untuk berusaha atau lebih keras, kerja dengan ikhlas, kerja dengan cerdas, dan kerja secara tuntas,” kata Indra.
Dalam jelang akhir, Indra menutup dengan statement terakhirnya, “kapan kita akan memulai menjadi wirausaha muda? Jawabannya adalah sekarang, dan oleh kita. Ya oleh kita yang masih muda dan energik ini,” ajaknya.