FP USK akan Selenggarakan 3rd ICAGRI 2021

Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (FP USK) akan menyelenggarakan The 3rd International Conference on Agriculture and Bioindustry (ICAGRI) di Banda Aceh pada tanggal 13 – 14 Oktober 2021. (Banda Aceh, 26 Juli 2021).

Konferensi internasional ini merupakan forum pertemuan para pakar, akademisi, peneliti, professional, pembuat kebijakan, dan mahasiswa dalam bidang yang relevan dari berbagai negara.

Dekan Fakultas Pertanian USK, Prof. Dr. Samadi, mengatakan tema ICAGRI tahun ini adalah Sustainable technologies for enhancing agricultural productivity: Challenges and current scenario.

Tema ini berkaitan dengan bagaimana menerapkan secara efektif berbagai kemajuan hasil-hasil riset dibidang pertanian melalui alih teknologi dan inovasi, sehingga membuka banyak peluang dan mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas produk pertanian.

“Hal ini tentu saja harus seiring dengan upaya menjaga kualitas lingkungan dan aspek keberlanjutannya. Untuk itu kita melihat banyak faktor yang harus dipertimbangkan dengan baik dalam alih teknologi dan inovasi tersebut,” ucap Prof. Samadi.

Adapun contoh alih teknologi atau inovasi tersebut seperti input produksi, alat dan mesin pertanian, pengendalian hayati, pengembangan produk pertanian, bioenergi dan lingkungan.

Untuk itulah, Prof. Samadi menilai, FP USK sebagai pusat pengembangan ilmu, riset dan pengabdian masyarakat tentu saja akan terus melakukan sinkronisasi hasil-hasil riset unggulan agar dapat dimanfaatkan secara aplikatif oleh masyarakat, salah satunya adalah melalui forum internasional 3rd ICAGRI 2021 ini.

Ketua Panitia ICAGRI-3, Dr. rer.hort. Indera Sakti Nasution, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan acara tersebut. Kami dari kepanitiaan telah melakukan persiapan termasuk menjadwalkan para pakar nasional dan internasional sebagai keynote speaker yang akan hadir dalam forum 3rd ICAGRI.

Keynote speaker yang hadir di antaranya Dr H. Syahrul Yasin Limpo, S.H, M.H (Menteri Pertanian RI, dalam konfirmasi), Prof. Dr. Susanne Neugart (Georg-August-Universität Göttingen, Germany), Prof. Dr. Fátima Baptista (University of Évora, Portugal), Dr. Natsumi Kanzaki (Forestry and Forest Products Research Institute, Japan).

“Di samping itu juga telah kami jadwalkan sesi invited speaker yang akan diisi oleh para pakar dan dosen dalam bidang ilmu yang relevan,” ujarnya.

Lebih lanjut Dr. rer.hort. Indera Sakti Nasution mengatakan, 3rd ICAGRI kali ini tetap akan diselenggarakan secara virtual karena kondisi pandemic Covid-19 masih berlangsung.

Ia  berharap kegiatan ini dapat memfasilitasi jejaring dan menjadi ajang bertukar informasi dan hasil penelitian, serta mendiskusikan tantangan yang dihadapi dan solusi yang diadopsi. Di samping itu juga peluang untuk menjalin kolaborasi sektor akademik dan konsep pertanian baru yang produktif.

“Oleh sebab itu, atas nama panitia penyelenggara 3rd ICAGRI 2021, kami mengundang semua pihak terkait untuk menghadiri konferensi ini secara virtual di Banda Aceh, Indonesia. Dengan mendaftarkan artikel dan mengunjungi website http://icagri.unsyiah.ac.id/ ,” jelasnya.

Leave a Reply