FKH USK Gelar Workshop dan FGD Revisi Kurikulum berbasis OBE

Fakultas Kedokteran Hewan menggelar Workshop dan FGD Kurikulum Berbasis Capaian (Outcome Based Education) di Era Industri 4.0 dalam peninjauan kurikulum 2021. Workshop yang dilakukan secara daring  dan luring ini diikuti seluruh dosen, tenaga kependidikan, alumni, instansi pemerintah, mitra swasta, mahasiswa, serta stakeholders lainnya. (Banda Aceh, 27 Mei 2021).

Ketua Panitia Dr. drh. Faisal Jamin, M.Si menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kurikulum 2016-2020 dan mempersiapkan kurikulum baru 2021-2025. Kurikulum baru ini akan diterapkan pada Semester Ganjil 2021-2022 yang akan datang.

Perubahan kurikulum di Perguruan Tinggi merupakan aktivitas rutin yang harus dilakukan sebagai tanggapan terhadap perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) (scientific vision), kebutuhan masyarakat (societal needs), serta kebutuhan pengguna lulusan (stakeholder needs).

“Selain itu, kebutuhan pengguna lulusan (stakeholder needs). Kurikulum yang telah dijalankan di FKH USK adalah kurikulum tahun 2016-2020, Oleh karena itu,  perlu dilakukan peninjauan atau evaluasi kurikulum,” ucapnya.

Selanjutnya, Faisal Jamin menilai tantangan yang dihadapi oleh Perguruan Tinggi dalam pengembangan kurikulum di Era Revolusi Industri 4.0 adalah menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan literasi baru meliputi literasi data, literasi teknologi, dan literasi manusia yang berakhlak mulia berdasarkan pemahaman keyakinan agama.

“Oleh sebab itu Perguruan Tinggi perlu melakukan reorientasi pengembangan kurikulum yang mampu menjawab tantangan tersebut,” ucapnya.

Untuk itulah, kegiatan ini sangat penting dilaksanakan sebagai langkah untuk menyikapi kebijakan tentang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) juga harus dicermati bagaimana Implementasi pada kurikulum pembelajaran yang ada saat ini.

Selain itu, Pendidikan Berbasis Capaian (outcome based education), yang disingkat OBE adalah pendekatan pendidikan yang menekankan pada keberlanjutan proses pembelajaran secara inovatif, interaktif, dan efektif.

Pendekatan ini juga  mempunyai pengaruh pada keseluruhan proses pendidikan dari rancangan kurikulum, perumusan tujuan dan capaian pembelajaran, strategi pendidikan, metode pembelajaran, penilaian, dan lingkungan/ekosistem pendidikan.

Instrumen akreditasi BAN-PT dan LAM PT Kes menggunakan 9 kriteria dan sertifikasi/akreditasi internasional telah menggunakan kurikulum berbasis OBE. Sehingga prodi-prodi di Perguruan Tinggi untuk mengajukan akreditasi BAN-PT dan LAM PT Kes serta sertifikasi/akreditasi internasional perlu menyesuaikan kurikulumnya.

Kegiatan ini berlangsung secara diskusi dan action plan serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Acara Workshop dan FGD dipandu oleh Wakil Dekan I FKH USK, Prof. Dr. drh. Muslim Akmal, M.P. Hadir sebagai pembicara, Kepala Pusat Inovasi dan Kajian Akademik (PIKA) Universitas Gadjah Mada, Dr. HatmaSuryatmojo, S.Hut, M.Si yang menyampaikan tentang relaksasi kurikulum menjawab tantangan emerging skills dan agile learner.

Acara juga diisi dengan penyampaian presentasi kurikulum dari 4 Prodi di FKH USK, yaitu untuk Program Studi D3 Kesehatan Hewan, Program Studi S1 Pedidikan Dokter Hewan, Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Hewan, dan Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat VeterinerS2 Kesmavet.

Dekan FKH USK, drh. Teuku. Reza Ferasyi, M.Sc., Ph.D dalam sambutannya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh sivitas FKH USK, alumni, instansi pemerintah, mitra swasta, serta mahasiswa atas partisipasinya. Workshop ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada pemateri workshop yang dilakukan oleh Dekan FKH USK, drh. T. Reza Ferasyi, M.Sc, PhD.

Leave a Reply