Universitas Syiah Kuala melalui Fakultas Kedokteran Hewan menerjunkan sejumlah mahasiswanya untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat pada empat Gampong di Kecamatan Montasik. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Unsyiah Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur BC di Kantor Camat Montasik. (Sabtu, 23/11).
Dalam sambutannya, Alfiansyah mengatakan kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiwa FKH Unsyiah untuk belajar sekaligus berinteraksi dengan masyarakat. melalui kegiatan seperti ini, secara tidak langsung dapat melatih soft skill mahasiswa yang sangat berguna setelah terjun ke dunia kerja.
“Sebab keberhasilan dalam dunia kerja sangat tergantung pada kemampuan soft skill alumni, bukan semata IPK yang tinggi,” ucap Alfiansyah.
Ketua Panitia Dr. drh. Razali, M.Si dan sekaligus Wakil Dekan III FKH Unsyiah menjelaskan, Kegiatan Pengabdian FKH Unsyiah Tahun 2019 ini mengangkat tema “Bersama Membangun Negeri”. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian civitas Akademika Kedokteran Hewan dalam berupaya memberikan sumbangsih kepada peternak.
“Khususnya dalam pencegahan dan penaganan penyakit hewan dan ternak, vaksinasi Rabies, vaksinasi ayam, dan penyuluhan kepada masyarakat,” ujarnya.
Pada kegiatan ini FKH Unsyiah menerjunkan 120 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa untuk melakukan pengabdian masyarakat. mereka disebar pada empat gampong yaitu Lamnga, Dayah daboh, Weu Lhok dan Lampaseh Krueng
“Dipilihnya keempat gampong tersebut karena banyaknya ternak masyarakat baik berupa sapi maupun ternak kecil seperti kambing, yang dipelihara dikawasan tersebut, dan sejak lama daerah tersebut dikenal sebagai kawasan banyak terdapat peternak,” ungkap Razali.
Camat Montasik Edward, S.KM mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Edward menilai, ilmu kedokteran hewan merupakan disiplin ilmu yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat montasik yang didominasi peternak.
“Selama ini jika ada ternaknya yang mulai sakit, masyarakat langsung memutuskan untuk menyembelihnya. Tapi setelah kegiatan ini, diharapkan masyarakat bisa mengetahui lebih jauh bagaimana mengatasi ternak yang sakit,” ungkapnya.
Dekan FKH Unsyiah Dr.drh. Muhammad Hambal mengatakan, saat ini FKH Unsyiah merupakan salah satu fakultas favorit di Sumatra. Menariknya, 85% mahasiswa FKH berasal dari Sumatra Barat sementara lainnya yaitu 15% lagi berasal dari Aceh. Oleh sebab itu, melalui kegiatan ini Hambal berharap mahasiswa FKH bisa mengaplikasikan ilmunya. Sekaligus mengenal lebih dekat kearifan masyarakat.
Pada pembukaan kegiatan ini turut dihadiri sumlah unsur pimpinan yaitu Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni Unsyiah Dr. drh. Mustafa Sabri, unsur Muspida yaitu Camat Montasik, Danramil dan Kapolsek.