.jpg)
Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unsyiah meresmikan Gampong Nusa sebagai desa binaan untuk satu tahun ke depan. Peresmian ini ditandai dengan penyerahan piagam kerja sama antara FKG Unsyiah dengan perangkat Gampong Nusa, Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu 23 November 2019.
Dekan FKG Unsyiah, Dr. drg. Cut Soraya, MPd, SpKG menyampaikan bahwa pelaksanaan desa binaan diharapkan memberikan mutual effect kepada masyarakat desa. Kegiatan ini diharapkan mendapat memberikan pengetahuan tentang bagaimana merawat kebersihan mulut dan gigi secara tepat. Di kegiatan ini, FKG Unsyiah menitikberatkan di program promosi, preventif, dan kuratif di bidang kedokteran gigi. Tindakan kuratif yang diberikan berupa pengobatan gigi dasar.
Desa binaan merupakan salah satu indeks kerja utama fakultas dan merupakan program pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Setiap fakultas di Unsyiah memiliki desa binaan yang program pelaksanaanya disesuaikan dengan spesifikasi fakultas dan kondisi desa.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Alfiansyah Yulianur MEng dalam sambutannya menjelaskan jika program desa binaan merupakan salah satu upaya Unsyiah dalam rangka mendekatkan mahasiswa dengan situasi riil masyarakat. Dari kegiatan ini diharapkan tumbuh kepekaan sosial, tanggung jawab moral, sekaligus mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang dimilikinya di tengah masyarakat.
“Mahasiswa diharapkan dapat menjaga sikap dan merangkul penduduk desa layaknya keluarga sendiri yang harus dihargai dan diperhatikan dengan baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Dekan III FKG Unsyiah Drg. Teuku Ahmad Arbi, SpBM dan Kepala Sekolah SD II Tanjung Gampong Nusa drs. Ilyas juga menjalin kerja sama dengan menunjuk SD II Tanjung sebagai sekolah binaan. Kerja sama ini meliputi perawatan gigi dasar untuk semua murid SD dan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut secara berkala. (Humas Unsyiah/fer)