Fakultas Keperawatan (FKep) Universitas Syiah Kuala (USK) melepas Relawan Senyar Tanggap Darurat Bencana Batch 2 Tim 1 untuk bertugas di wilayah terdampak bencana yaitu di Kabupaten Pidie Jaya dan Aceh Tamiang. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Keperawatan USK, Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kep., MS.
Dalam sambutannya, Prof. Teuku Tahlil menjelaskan misi kemanusiaan ini merupakan realisasi hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek melalui skema Pengabdian Kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana (Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan).
Melalui dukungan hibah DPPM Kemdiktisaintek, FKep berupaya memastikan layanan kesehatan dasar tetap berjalan, khususnya bagi kelompok rentan. Prof Teuku Tahlil menegaskan bahwa keterlibatan dosen dalam misi ini merupakan wujud nyata peran perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat pada situasi krisis.
“Kehadiran relawan Fakultas Keperawatan dan Fakultas Kedokteran USK di wilayah terdampak bencana merupakan bentuk tanggung jawab moral dan akademik kami. Ini bukan hanya pengabdian, tetapi juga implementasi nilai kemanusiaan dan profesionalisme tenaga kesehatan,” ujar Prof. Teuku Tahlil.
Sementara itu, Dr. dr. Dedy Syahrizal, M.Kes, yang merupakan Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Keuangan Fakultas Kedokteran USK dan juga Ketua Tim Hibah, yang ikut melepaskan relawan batch ini menyebutkan untuk wilayah Kabupaten Pidie Jaya, tim dikoordinatori oleh Ns. Nurul Hadi, M.Kep., didampingi oleh tiga perawat yaitu Dr. Ns. Cut Husna, MNS., Ns. Dewiyuliana, S.Kep., M.Kep., dan Ns. Andi Mulyadi, M.Kep.
Tim ini diperkuat oleh tiga dokter, yakni dr. Akmal Fachrial Riza, dr. Dolly Jazzmi, dan dr. Nanda Putri Wijaya. Sedangkan untuk tim relawan wilayah Aceh Tamiang dikoordinatori oleh Ns. Zulkarnaini, S.Kep., M.Kep., bersama empat perawat lainnya yaitu Ns. Hanna Sazida, S.Kep., Ns. Zulfikar (alumni Fakultas Keperawatan USK), Ns. Dara Febriana, M.Sc., Ph.D., dan Ns. Mustika Dewi Pane, S.Kep., M.Kep. Serta didukung oleh dua dokter, yaitu dr. Marcellinus Tryuono dan dr. Umar Ar Rasyidin Lubis.
Fokus utama misi kemanusiaan ini adalah pelaksanaan skrining kesehatan dan pelayanan dasar bagi kelompok rentan, meliputi bayi dan balita, ibu hamil, lansia, penyandang disabilitas, serta penderita penyakit kronik.
“Kegiatan tersebut diharapkan dapat mencegah munculnya masalah kesehatan lanjutan di lokasi pengungsian maupun wilayah terdampak bencana” Kata dr. Dedy
Melalui pengiriman relawan ini, USK menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam respons kesehatan tanggap darurat, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas fakultas dan dukungan program nasional penanggulangan bencana. Diharapkan, seluruh rangkaian misi kemanusiaan ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pidie Jaya dan Aceh Tamiang.