Fakultas Keperawatan (FKep) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) menyampaikan sejumlah aspirasi serta capaian strategis dalam kegiatan silaturahmi bersama Rektor Universitas Syiah Kuala (USK). Pertemuan yang digelar secara gabungan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan di Aula FKep, Banda Aceh, (2/3/2026).
Dekan FKep, Prof. Dr. Teuku Tahlil, S.Kp., M.S., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Rektor dan dukungan yang selama ini diberikan kepada fakultas. Ia mengungkapkan bahwa FKep terus menunjukkan peningkatan kualitas, baik dari sisi akademik maupun sumber daya manusia. Kenaikan jabatan fungsional dosen, mulai dari Lektor Kepala hingga Guru Besar, terus bertambah. Demikian pula jumlah dosen bergelar doktor (S3) yang aktif mengajar mengalami peningkatan signifikan.
Selain itu, pembangunan gedung laboratorium FKep telah berhasil diselesaikan dan diharapkan semakin memperkuat kualitas pembelajaran serta praktik mahasiswa.
“Kami juga ingin menyampaikan beberapa hal yang memerlukan perhatian, di antaranya terkait Surat Keputusan (SK) pimpinan untuk Wakil Dekan dan Ketua Program Studi (Kaprodi) yang masa jabatannya akan atau telah berakhir,” ujar Dekan FKep.
Sementara itu, Dekan FKG, Prof. Dr. drg. Cut Soraya, M.Pd., Sp.KG., turut menyampaikan terima kasih atas dukungan pimpinan universitas. Ia menjelaskan bahwa capaian lulusan profesi serta hasil uji kompetensi nasional mahasiswa FKG menunjukkan hasil yang sangat baik. FKG juga mencatat penambahan Guru Besar serta kembalinya sejumlah dosen setelah menyelesaikan pendidikan lanjut.
Namun demikian, FKG menghadapi sejumlah tantangan, terutama menjelang proses akreditasi. Beberapa permasalahan yang disampaikan antara lain masa jabatan Kaprodi yang telah berakhir, kerusakan sejumlah dental unit di Rumah Sakit Gigi dan Mulut akibat keterbatasan dana pemeliharaan, kendala jaringan internet yang belum terkoneksi di seluruh gedung, persoalan perpajakan, serta kelanjutan pembangunan gedung fakultas.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rektor USK, Prof. Dr. Marwan, menegaskan bahwa silaturahmi merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk mendengar langsung perkembangan dan kebutuhan fakultas. Ia menyampaikan bahwa meskipun masa jabatannya akan segera berakhir dalam beberapa hari ke depan, seluruh catatan dan masukan akan diteruskan kepada pimpinan yang baru melalui jajaran Wakil Rektor.
“Terkait SK Kaprodi dan pimpinan fakultas, silakan segera diusulkan sesuai mekanisme yang berlaku. Insyaallah akan segera ditetapkan,” ujar Rektor.
Prof. Marwan juga mengapresiasi berbagai prestasi FKep. Ia menjelaskan bahwa baru-baru ini USK menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan kementerian terkait tenaga migran yang membuka peluang lebih luas bagi lulusan untuk berkarier di luar negeri. Menurutnya, FKep merupakan salah satu fakultas yang aktif mengirimkan alumninya bekerja di mancanegara.
Untuk FKG, Rektor mendorong penguatan peran alumni serta upaya optimal dalam menghadapi proses akreditasi, khususnya terkait Rumah Sakit Gigi dan Mulut. Permasalahan dental unit akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama. Adapun persoalan perpajakan dijadwalkan untuk dibahas pada 5–7 Maret di AAC Dayan Dawood, termasuk koordinasi dengan Program D4 Perpajakan terkait implementasi sistem coretax.
Melalui pertemuan ini, diharapkan sinergi antara pimpinan universitas dan fakultas semakin kuat dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan, penguatan tata kelola, serta penyelesaian berbagai tantangan strategis demi kemajuan USK ke depan.