Sepuluh mahasiswa asing dari enam negara berbeda mengikuti pertukaran mahasiswa dari Center for Indonesian Medical Students’ Activity (CIMSA) FK Universitas Syiah Kuala (USK). Yang berafiliasi dengan International Federation of Medical Students’ Association (IFMSA) melalui dua departemennya yaitu Standing Committee on Professional Exchange (SCOPE) dan Standing Committee on Research Exchange (SCORE).
Kehadiran mereka disambut Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Dr. dr. Safrizal Rahman, M.Kes., Sp.OT bersama dengan Wakil Dekan II, dr. Ferry Dwi Kurniawan, Sp.P(K). Phd di ruang rapat Dekanan FK USK, Senin, 5 Agustus 2024.
“Para mahasiswa asing ini akan melakukan pertukaran selama satu bulan di RSUDZA (Rumah Sakit Umum Dokter Zainoel Abidin) Banda Aceh,” kata Dekan FK.
Adapun mahasiswa yang mengikuti program pertukaran pelajar SCOPE berjumlah delapan orang, yaitu: Serban-Andrei Monea dan Teodora-Mara Bora yang berasal dari Romania, Nyary Dorottya dan Levente Balogh dari Hungaria, Monika Olszanska dari Polandia, dan tiga lainnya dari Republik Ceko yaitu Jan Turza, Radka Syrova, dan Nandini Batta.
Mereka akan mengikuti rotasi klinis selama di Banda Aceh. Dua mahasiswa lainnya mengikuti program pertukaran pelajar SCORE dan akan melakukan penelitian yaitu: Lina Bisceglia dan Hana Deibes yang berasal dari Italia dan Egypt.
“Setiap tahun kita menerima mahasiswa dari berbagai negara. tahun lalu kita menerima beberapa mahasiswa dari Thailand dan Pakistan. Kita (FK USK) juga memiliki mahasiswa dari Vietnam, Korea, dan Sudan,” jelas Safrizal.
Dirinya berharap, mahasiswa asing tersebut nyaman dan senang selama di Aceh. Ada banyak hal yang bisa dibawa pulang ke negara masing-masing, dari ilmu yang didapatkan selama di USK. Tanpa terkecuali pengalaman berinteraksi dengan masyarakat Aceh.
Sementara itu, Ferry menjelaskan, RSUZA merupakan rumah sakit rujukan dari seluruh wilayah di Aceh. Oleh karena itu nantinya kalian dapat melihat banyak sekali kasus-kasus yang sifatnya sudah Advance.
“Banyak kasus seperti HIV/AIDS, Tuberculosis, malaria, dan sebagainya,” ungkap WD II FK USK.
Salah satu mahasiswa dari Italia, Lina, turut mengungkapkan rasa senangnya. “Terima kasih banyak karena telah menyambut kami dengan sangat ramah. Saya senang bisa berada di sini,” tutur Lina.