Universitas Syiah Kuala

FK USK, RSUDZA, dan RS Hermina Daan Mogot Perkuat Jejaring Pendidikan dan Pelayanan Kesehatan

Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK), Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA), dan RS Hermina Daan Mogot resmi memperkuat kerja sama dalam bidang pendidikan kedokteran, penelitian, dan pelayanan kesehatan. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Arrangement (IA) yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2, Gedung Pusat Administrasi FK USK, Banda Aceh,, Jumat (18/9/2026).

Penandatanganan tersebut dihadiri oleh pimpinan beserta jajaran dari ketiga institusi. Dari FK USK hadir Dekan beserta jajaran pimpinan fakultas. Sementara itu, RSUDZA diwakili oleh Wakil Direktur Administrasi dan Umum, sedangkan RS Hermina Daan Mogot dihadiri oleh Direktur beserta jajaran direksi.

Kerja sama ini mencakup berbagai bidang strategis dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengembangan pendidikan kedokteran, peningkatan kapasitas peserta didik, penelitian kesehatan, serta penguatan mutu pelayanan kesehatan.

Salah satu implementasi awal kerja sama tersebut adalah menjadikan RS Hermina Daan Mogot sebagai salah satu wahana pendidikan klinik dan knowledge sharing bagi peserta didik Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Urologi FK USK.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya FK USK untuk memperluas jejaring pendidikan klinik sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih beragam bagi peserta didik. Hal tersebut juga didukung oleh keunggulan layanan Urologi yang menjadi salah satu Center of Excellence di RS Hermina Daan Mogot.

Dekan FK USK Dr. dr. Bakhtiar, M.Kes., Sp.A(K) menyampaikan bahwa kolaborasi dengan rumah sakit jejaring merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran. Menurutnya, keterhubungan antara institusi pendidikan dan rumah sakit dapat memperkuat proses pembelajaran klinik sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan penelitian dan inovasi di bidang kesehatan.

“Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat kualitas pendidikan klinis peserta didik, memperluas pengalaman praktik, serta mendorong kolaborasi penelitian dan pengembangan ilmu kedokteran,” ujarnya.

Dr.  Bakhtiar menambahkan, penguatan jejaring dengan rumah sakit di berbagai daerah juga menjadi bagian dari komitmen FK USK dalam mempersiapkan tenaga medis yang memiliki kompetensi dan mampu berkontribusi dalam pelayanan kesehatan pada tingkat nasional.

Sementara itu, jajaran RSUDZA dan RS Hermina Daan Mogot menyambut baik kerja sama tersebut. Sinergi ini dinilai dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, tidak hanya dalam bidang pendidikan klinik, tetapi juga penelitian, pengembangan sumber daya manusia, pertukaran pengetahuan, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Melalui kerja sama tersebut, ketiga institusi berkomitmen untuk membangun jejaring yang saling mendukung dalam pengembangan pendidikan kedokteran dan layanan kesehatan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peserta didik, tenaga kesehatan, institusi, serta masyarakat secara lebih luas.

Penandatanganan PKS dan IA kemudian ditutup dengan penyerahan plakat dan cinderamata serta foto bersama seluruh jajaran pimpinan dari FK USK, RSUDZA, dan RS Hermina Daan Mogot.