Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Syiah Kuala (USK) bersama Center for Indonesian Medical Students’ Activities (CIMSA) FK USK sukses menyelenggarakan forum dan kompetisi internasional bertajuk Global Student Awards for Health of Syiah Kuala University (GALAXY) 3.0 x Weaving Outlooks for Refugee League and Dialogue (WORLD) 2026.
Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Minggu, 28 Juni 2026, ini mengusung tema “Shared Responsibility: Enhancing Clinical Excellence and Humanitarian Synergy for Refugees.”
Forum internasional tersebut menjadi wadah kolaborasi mahasiswa dari berbagai negara untuk memperluas wawasan mengenai isu kesehatan global dan kemanusiaan, khususnya yang berkaitan dengan pengungsi. Selain menghadirkan seminar internasional, kegiatan ini juga menyelenggarakan berbagai kompetisi ilmiah guna mendorong lahirnya gagasan inovatif berbasis bukti dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan di tengah krisis kemanusiaan.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH, yang hadir membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum internasional ini. Menurutnya, GALAXY 3.0 x WORLD 2026 menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kemampuan berkolaborasi dalam menjawab tantangan kesehatan global.
“Inilah bentuk kepemimpinan mahasiswa yang ingin terus dibangun oleh Universitas Syiah Kuala, yaitu mahasiswa yang unggul secara akademik, bertanggung jawab secara sosial, serta siap berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai tantangan nyata di masyarakat,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan lebih dari 350 peserta yang berasal dari belasan negara, di antaranya Indonesia, Sudan, Thailand, Mesir, Filipina, Pakistan, Tiongkok, Bangladesh, Rwanda, Turki, dan India. Kegiatan ini juga dirancang secara inklusif dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu kesehatan, seperti kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, kedokteran hewan, keperawatan, kesehatan masyarakat, serta terbuka bagi mahasiswa dari bidang ilmu lainnya.
Sebagai forum akademik bertaraf internasional, GALAXY 3.0 x WORLD 2026 menghadirkan sejumlah narasumber dari institusi dunia. Sesi Grand Lecture disampaikan oleh dr. Lukman Hakim dari Médecins Sans Frontières (MSF) Spanyol yang membahas tantangan pelayanan kesehatan di wilayah krisis kemanusiaan. Sementara sesi simposium menghadirkan Lintang Kinasih Wijayani, S.H. dari United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Indonesia yang mengulas perlindungan serta hak kesehatan bagi para pengungsi.
Diskusi juga diperkaya melalui sesi panel yang menghadirkan perwakilan National Member Organization (NMO) IFMSA dari Indonesia, India, dan Turki. Para panelis berbagi pengalaman mengenai pelayanan kesehatan, perlindungan pengungsi, hingga pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan.
Project Officer GALAXY 3.0 x WORLD 2026, Adib Fathurrahman Eminel, mengatakan kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar dan kolaborasi bagi mahasiswa dari berbagai negara.
“Melalui GALAXY 3.0 x WORLD 2026, kami ingin menghadirkan ruang belajar dan kolaborasi bagi mahasiswa dari berbagai negara untuk bersama-sama membangun solusi yang lebih inovatif, inklusif, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan. Kami percaya bahwa sinergi antar profesi dan antarbangsa merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak krisis maupun pengungsian,” ujarnya.
Sementara itu, Local Coordinator CIMSA FK USK, Ikhwan Syafawi, berharap kegiatan ini menjadi awal lahirnya kolaborasi internasional yang lebih luas dalam mengadvokasi isu pengungsi.
“Kesuksesan GALAXY 3.0 x WORLD 2026 merupakan bukti nyata bahwa mahasiswa memiliki kepedulian dan kapasitas untuk merespons isu global dengan tindakan konkret. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang berkelanjutan bagi seluruh delegasi untuk terus mengadvokasi isu pengungsi di komunitas masing-masing dan menjalin kolaborasi lintas negara yang lebih kuat ke depannya,” katanya.
Keberhasilan penyelenggaraan GALAXY 3.0 x WORLD 2026 menjadi wujud komitmen FK USK bersama CIMSA FK USK dalam menghadirkan forum akademik bertaraf internasional yang memberikan dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, USK terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang mendorong lahirnya generasi tenaga kesehatan masa depan yang adaptif, berdaya saing global, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu kemanusiaan.