Universitas Syiah Kuala

Dosen USK Beri Pendampingan Literasi Digital Berbasis Hukum dan Sosial Pada Lansia di Aceh Besar

Penipuan online masih menjadi persoalan serius di tengah masyarakat, terutama bagi kelompok rentan. Modus bantuan sosial dan kupon undian palsu menjadi yang paling sering menjerat warga desa, termasuk para lansia berusia 60 tahun ke atas.
Untuk menjawab tantangan ini, dosen Universitas Syiah Kuala (USK) memberikan pendampingan digital berbasis hukum dan sosial bagi kelompok lansia di Desa Lam Ujong, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Kamis (18/9/2025).

Kegiatan ini merupakan kerja sama Tim Pengabdian USK yang terdiri dari Aldisa Melisa, Cut Lusi Chairun Nisak, Uswatun Nisa dan Pemerintah Gampong Lam Ujong serta Sekolah Lansia binaan Balai Penyuluh KB Kecamatan Baitussalam di bawah naungan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Sebanyak 30 peserta lansia yang merupakan siswa Sekolah Lansia Lam Ujong hadir dalam kegiatan ini. Tim pengabdian menyampaikan materi seputar pengenalan dunia digital, potensi kejahatan siber, modus penipuan yang kerap terjadi, serta kiat-kiat mengenali praktik penipuan online.

Aldisa, salah satu narasumber, menjelaskan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk pengabdian dosen USK untuk membekali lansia dengan pengetahuan agar lebih mandiri dan waspada dalam menghadapi kejahatan digital. Materi juga dikemas dalam bentuk video edukasi sehingga lebih mudah dipahami.

“Pendampingan ini kami lakukan agar masyarakat, khususnya lansia, lebih waspada terhadap penipuan online yang marak terjadi,” ujar Aldisa.

Senada dengan hal tersebut, Uswatun Nisa menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk literasi digital bagi kelompok lansia. Menurutnya, meski lansia bukan pengguna internet paling aktif, banyak di antara mereka yang menggunakan smartphone dan internet, sehingga perlu dibekali pengetahuan dasar.

“Kelompok lansia termasuk yang paling rentan terhadap penipuan online. Namun selama ini, program literasi digital lebih banyak menyasar anak-anak, remaja, dan generasi muda. Karena itu, kami menargetkan lansia dalam pendampingan kali ini,” tutur Nisa.

Keuchik Gampong Lam Ujong, Anwar Ishaq, mengapresiasi program ini. Ia menilai edukasi digital bukan hanya penting bagi generasi muda, tetapi juga lansia agar lebih terlindungi dari penipuan.

“Kami sangat berterima kasih kepada tim pengabdian dari USK. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan dengan tema berbeda ke depan,” kata Anwar.

Untuk memperkuat edukasi, tim pengabdian USK juga menyusun modul khusus berjudul “Belajar Aman di Dunia Digital untuk Lansia”. Modul tersebut diserahkan kepada Sekolah Lansia Lam Ujong sebagai panduan praktis agar aktivitas online para lansia lebih aman.

https://jdih.bandungkab.go.id/ https://satudata.pasuruankota.go.id/ https://geoportal.simalungunkab.go.id/ https://agentotosuper.com/ https://mbahtotokl.com/ https://apps.fkipunlam.ac.id/ https://perpus.untad.ac.id/ https://sistabok.pasuruankota.go.id/ https://pasti.slemankab.go.id/ https://servicios.cuc.uncu.edu.ar/ Kentangwin https://linklist.bio/totosuper-resmi/ https://linklist.bio/toto-kl/ https://linklist.bio/sbopoker/ https://linklist.bio/pisangbetrupiah/ https://estd.perpus.untad.ac.id/ https://comision-gfinanciera.anuies.mx/ https://krabi-railayprincess.com/ https://krabi-railayresort.com/ https://jurnal.uinsyahada.ac.id/contact/ https://ncmh.gov.mn/