Universitas Syiah Kuala

Dosen Muda Diminta Aktif di Facebook

Dosen muda Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) diminta untuk aktif menggunakan Facebook sebagai media pembelajaran untuk mahasiswa. Hal itu disampaikan oleh Pembantu Rektor I Bidang Akademik, Dr. Hizir, dalam Penataran dan Lokakarya Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (Pekerti) Tahun 2014 yang berlangsung selama empat hari sejak 15-18 Oktober 2014 di gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah.

“Facebook atau internet sangat masif digunakan oleh mahasiswa. Kita tidak bisa lari dari itu. Seharusnya dosen bisa memanfaatkannya untuk kegiatan belajar mengajar. Kalau ada tugas kuliah, bisa disampaikan via Facebook atau media sosial lainnya sehingga prosesnya lebih mudah dan cepat,” sebut mantan Dekan FMIPA Unsyiah itu.

Tugas utama dosen adalah mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Maka, para dosen harus memiliki kompetensi profesional dan sosial.
“Selain pengembangan ilmu pengetahuan, seorang dosen harus mampu memberikan pelajaran mengenai karakter, moral dan etika. Kita jangan hanya berpangku pada mata kuliah keagamaan atau sejenisnya untuk mewujudkan generasi yang beretika. Pendidikan karakter tidak cukup dengan satu mata kuliah,” ujar doktor lulusan Jerman itu.

Jadi, lanjutnya, setiap dosen perlu menguasai nilai-nilai keislaman dalam proses perkuliahan. Setidaknya ada waktu sekitar sepuluh menit yang disiapkan untuk penyampaian materi berbasis Islam. Apalagi suasana di Aceh sangat mendukung dengan adanya syariat Islam. Dosen dapat mempersiapkan bahan kuliah yang bersandar pada Alquran dan hadis.

“Upaya itu juga mampu dijalankan dengan pemanfaatan internet. Persoalan mata kuliah terkadang dapat disampaikan dengan Facebook. Materi kuliah bernilai keagamaan bahkan lebih mudah untuk disampaikan karena ada dalil-dalil yang berkaitan dengannya,” jelas Hizir.

Hizir mengimbau kepada dosen lulusan S-2 untuk melanjutkan studinya ke luar negeri, khususnya dosen muda yang berusia di bawah empat puluh tahun.

Lokakarya Pekerti diharapkan dapat membekali peserta untuk melaksanakan pembelajaran secara efektif dan efisien. Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar komunikasi dan keterampilan dasar mengajar, teori pembelajaran, merancang, menyusun dan mengembangkan bahan ajar, evaluasi hasil belajar, dan praktik mengajar. [rz-be]

https://jdih.bandungkab.go.id/ https://satudata.pasuruankota.go.id/ https://geoportal.simalungunkab.go.id/ https://agentotosuper.com/ https://mbahtotokl.com/ https://apps.fkipunlam.ac.id/ https://perpus.untad.ac.id/ https://sistabok.pasuruankota.go.id/ https://pasti.slemankab.go.id/ https://servicios.cuc.uncu.edu.ar/ Kentangwin https://linklist.bio/totosuper-resmi/ https://linklist.bio/toto-kl/ https://linklist.bio/sbopoker/ https://linklist.bio/pisangbetrupiah/ https://estd.perpus.untad.ac.id/ https://comision-gfinanciera.anuies.mx/ https://krabi-railayprincess.com/ https://krabi-railayresort.com/ https://jurnal.uinsyahada.ac.id/contact/ https://ncmh.gov.mn/