Universitas Syiah Kuala

Di Konferensi 90 Tahun GDOU Tiongkok, USK Disambut sebagai Mitra Strategis Riset Kelautan Asia

Universitas Syiah Kuala (USK) menegaskan posisinya sebagai mitra strategis dalam riset kelautan kawasan Asia dengan hadir sebagai tamu kehormatan di 90th Anniversary High-Quality Development Conference yang diselenggarakan oleh Guangdong Ocean University (GDOU), Tiongkok. Konferensi yang berlangsung pada 22 November 2025 di Zhanjiang ini merupakan bagian dari peringatan 90 tahun berdirinya universitas maritim terkemuka tersebut.

Delegasi USK dipimpin langsung oleh Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, didampingi oleh dua staf senior USK, Prof. Irham dan Prof. Sabar.

“Kehadiran delegasi USK menjadi penanda semakin kuatnya hubungan kerja sama antara USK dan GDOU, khususnya dalam bidang vital seperti ilmu kelautan, pertanian pesisir, dan riset maritim yang menjadi fokus bersama kedua institusi,” tutur Rektor.

Konferensi akbar tersebut dihadiri oleh para pemimpin pemerintah Tiongkok, akademisi, serta perwakilan universitas dalam dan luar negeri. Acara yang dibuka dengan lantunan Lagu Kebangsaan Republik Rakyat Tiongkok dan dimoderatori oleh Tan Ping, Deputy Party Secretary GDOU, ini menjadi panggung bagi GDOU untuk memaparkan capaian pembangunan berkualitas tinggi, kemajuan penelitian, dan rencana strategis mereka menuju universitas maritim kelas dunia.

Peresmian Pusat Riset Strategis

Dalam rangkaian acara penting tersebut, GDOU juga meresmikan Future Ocean Research Institute. Pusat riset strategis ini diresmikan sebagai motor inovasi baru dalam bidang kelautan, perikanan, dan teknologi pesisir berkelanjutan. Peresmian ini, menurut pihak GDOU, menandai komitmen serius universitas terhadap masa depan sains maritim global.

Delegasi USK turut disambut secara khusus sebagai mitra yang terus memperkuat kolaborasi ilmiah dan akademik antara Indonesia dan Tiongkok.

“Partisipasi USK dalam peringatan besar ini sejalan dengan visi USK untuk mempertegas perannya dalam penguatan pendidikan, penelitian, dan inovasi berbasis laut di kawasan Asia, sekaligus menyelaraskan agenda riset maritim Indonesia dengan tren global,” jelas Prof. Marwan.

Perwakilan dari Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok, Pemerintah Provinsi Guangdong, dan Pemerintah Kota Zhanjiang juga turut menyampaikan sambutan, menyoroti peran penting GDOU dalam pembangunan regional dan nasional selama sembilan dekade. Konferensi ditutup dengan penampilan GDOU Anthem, yang menjadi simbol dedikasi universitas dalam membangun ilmu pengetahuan dan kontribusi sosial.

https://jdih.bandungkab.go.id/ https://satudata.pasuruankota.go.id/ https://geoportal.simalungunkab.go.id/ https://agentotosuper.com/ https://mbahtotokl.com/ https://apps.fkipunlam.ac.id/ https://perpus.untad.ac.id/ https://sistabok.pasuruankota.go.id/ https://pasti.slemankab.go.id/ https://servicios.cuc.uncu.edu.ar/ Kentangwin https://linklist.bio/totosuper-resmi/ https://linklist.bio/toto-kl/ https://linklist.bio/sbopoker/ https://linklist.bio/pisangbetrupiah/ https://estd.perpus.untad.ac.id/ https://comision-gfinanciera.anuies.mx/ https://krabi-railayprincess.com/ https://krabi-railayresort.com/ https://jurnal.uinsyahada.ac.id/contact/ https://ncmh.gov.mn/