Sebanyak delapan mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (FKH USK) mengikuti Program Magang Mobility Internasional yang merupakan bagian dari Kegiatan Akademik Mahasiswa Level Internasional (KAMI) Berdampak 2025 USK. Program ini dilaksanakan pada klinik hewan yang berada di bawah The Empire Group, Malaysia, yang berafiliasi dengan Veterinary Advance Learning Center (VALC) Malaysia.
Kegiatan ini mendapat dukungan pendanaan dari skema World Class University (WCU) USK, sehingga seluruh biaya perjalanan dan kebutuhan program mahasiswa dibiayai melalui anggaran WCU. Adapun peserta yang dinyatakan lulus seleksi dan mengikuti magang ini adalah: Shafly Abiyu Ridwan, Gamyanda Ardy Perdana, Inayah Namora Br Harahap, Hafsa Yuswita, Nadia Rahmanisa, Abdul Rafiq Amin, Andamfa Rizalmi, dan Luthfia Zahira.
Kedatangan rombongan mahasiswa FKH USK di Malaysia pada 8 November 2025 disambut baik oleh pimpinan The Empire Group/VALC Malaysia, Dr. Koh Choo Yan. Lembaga ini telah memiliki perjanjian kerja sama (MoU) dengan FKH USK sejak 2024 sebagai bentuk komitmen penguatan kolaborasi akademik dan peningkatan kualitas pembelajaran mahasiswa.
Para mahasiswa kemudian ditempatkan di dua lokasi, yakni Vet O Vet Animal Medical Centre, Kota Bharu – Kelantan, dan Empire Animal Medical Centre, Batu Pahat – Johor. VALC juga menyediakan fasilitas transportasi bagi mahasiswa menuju lokasi masing-masing setibanya di Kuala Lumpur.
Perwakilan peserta, Shafly Abiyu Ridwan dan Gamyanda Ardy Perdana, melaporkan bahwa mereka diterima dan dibimbing dengan sangat baik oleh para dokter hewan di kedua klinik tersebut. Mahasiswa mendapatkan kesempatan langsung untuk mempelajari penerimaan pasien, komunikasi dengan pemilik hewan, serta penggunaan teknologi medis veteriner dalam proses diagnosis dan pengobatan.
Dekan FKH USK, drh. Teuku Reza Ferasyi, M.Sc., Ph.D., memberikan apresiasi atas terselenggaranya program ini. Ia menilai pengalaman internasional tersebut sangat penting dalam memperkaya wawasan dan meningkatkan keterampilan klinis mahasiswa.
“Mahasiswa kita sangat beruntung mendapatkan kesempatan belajar di luar negeri. Program ini tidak hanya membuka cakrawala pengetahuan mereka, tetapi juga mengasah keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja veteriner yang semakin kompetitif,” ujarnya.
Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, turut menyampaikan dukungan dan kebanggaannya atas keikutsertaan mahasiswa FKH USK dalam program magang ini.
“Program KAMI Berdampak 2025 merupakan langkah strategis USK dalam meningkatkan pengalaman internasional mahasiswa, sekaligus bagian dari upaya mewujudkan target USK sebagai world class university secara sistematis dan berkelanjutan,” tegas Rektor.
Melalui program magang internasional ini, para mahasiswa juga memperoleh pengakuan sejumlah SKS mata kuliah terkait yang akan dihitung pada nilai akhir Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Program ini berlangsung hingga 1 Desember 2025.