Center for Tropical Veterinary Studies-One Health Collaboration Center (CENTROVETS-OHCC) Universitas Syiah Kuala (USK) berkerja sama dengan Wildlife Conservation Society Indonesia Program (WCS-IP) dan Forum Konservasi Leuser (FKL), menyelenggarakan kegiatan launching Program Vaksinasi dan Pelatihan Pola Peternakan Yang Baik, di Kabupaten Aceh Singkil, Minggu, (21/7/2024).
Kegiatan ini merupakan Lokasi kedua setelah sehari sebelumnya dilaksanakan di Kota Subulussalam (20/7/2024). Ketua Pelaksana, Dr. drh. Mustafa Sabri, M.P., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian serupa yang dilakukan di 3 Kabupaten/kota di wilayah lanskap Leuser lainnya, yaitu Kota Subulussalam, Kabupaten Aceh Selatan dan Kabupaten Aceh Tenggara. Untuk kegiatan di Kabupaten Aceh Singkil melibatkan sejumlah 50 peternak sebagai peserta yang berasal dari 6 Desa dalam 4 Kecamatan di Kabupaten Aceh Singkil.
Koordinator CENTROVETS-OHCC USK yang sekaligus juga Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (FKH USK), drh. Teuku Reza Ferasyi, M.Sc., Ph.D, menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendukung penguatan usaha peternakan rakyat, khususnya melalui Kesehatan ternak sapi, agar dapat dijalankan lebih profesional berbasis kewirausahaan masyarakat setempat sehingga meningkatkan produksi dan nilai ekonominya. Dengan demikian juga dapat mencegah perambahan hutan sekaligus meminimalisir interaksi negatif dengan satwa liar serta potensi transmisi penyakit ke hewan ternak dan manusia (zoonosis).
“Kegiatan pelatihan dan Vaksinasi ternak ini mendapatkan dukungan penuh dari Dinas Peternakan Aceh dan Dinas yang melaksanakan fungsi peternakan-kesehatan hewan dari ke 4 Kabupaten/Kota, baik untuk penyediaan vaksin dan juga pemateri pelatihan,” lanjut Teuku Reza Ferasyi.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Aceh Singkil, Syam’un, S. ST. dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan oleh USK melalui CENTROVETS-OHCC serta Dinas dan lembaga pendukung. Kegiatan ini merupakan bukti nyata dari kerjasama yang telah terjalin dengan baik selama ini antara Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dengan USK.
“Saya berharap agar para peserta mengikuti kegiatan ini dengan baik dan memperhatikan setiap arahan untuk usaha peternakan dari para pemateri yang sudah jauh-jauh datang meluangkan waktunya untuk berbagi ilmu dan keahlian. Kabupaten Aceh Singkil sangat berkomitmen untuk memajukan usaha peternakan rakyat yang produktif dan sehat,” tegas Kadis TPHP.
Pada kegiatan tersebut juga turut dihadiri Unsur Muspika, Perwakilan Dinas Peternakan Aceh, Para Camat, Kepala Desa dan Peternak, serta Perwakilan WCS dan FKL.