Universitas Syiah Kuala akan memperketat pengawasan terkait pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTB) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2025. Hal ini berkaitan erat adanya laporan kecurangan pelaksanaan UTBK tahun ini dari masyarakat yang tersebar di media sosial. (Banda Aceh, 25 April 2025). Dugaan kecurangan tersebut diperkuat dengan sejumlah bukti yang diunggah masyarakat yaitu
Mahasiswa yang tergabung dalam Centre for Indonesian Medical Student Activities (CIMSA) Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK) melatih para ibu di Banda Aceh untuk mendeteksi stunting sejak dini di Gampong Punge Jurong, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh Azfalurrahman Zaki, mahasiswa FK USK sekaligus koordinator kegiatan, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program TUNTAS (Tumbuh Tanpa Stunting) yang diinisiasi
Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala memperingati miladnya yang ke 9 tahun. Dalam rentang usia tersebut, Lembaga Sosial USK ini berhasil mendapatkan kepercayaan dari masyarakat untuk mengelola dana Zakat, Infaq dan sedekah (ZIS) hingga mencapai Rp. 5 miliar. Pencapaian ini disampaikan oleh Direktur Rumah Amal USK Tedy Kurniawan Bakri, S.Farm., M.Farm., Apt dalam sambutannya
Sebanyak 11.553 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2025 mengikuti ujian di Universitas Syiah Kuala dari tanggal 23 April – 2 Mei 2025. (Banda Aceh, 23 April 2025). Para peserta ujian ini tersebar pada 14 titik lokasi ujian yang tersedia di USK. Di mana setiap harinya ada dua
Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri wilayah Barat tahun 2025 atau disebut SMMPTN-Barat 2025 telah resmi dilaksanakan. Hal ini ditandai dengan kegiatan soft launching seleksi jalur Mandiri ini oleh Konsorsium Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Wilayah Barat (BKS-PTN Barat). Terkait hal ini, Universitas Syiah Kuala telah menyediakan kuota sebanyak 30% mahasiswa baru untuk jalur seleksi terakhir
Universitas Syiah Kuala (USK) kembali memperkuat jejaring internasionalnya dengan berkolaborasi melalui kerja sama strategis bersama Guangdong Ocean University (GOU), China. Hal ini ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, dengan General Secretary of GOU Prof. Dr. Yang Zhou di Balai Senat USK. (Banda Aceh, 21 April 2025). MoU ini menjadi tonggak penting dalam