Delegasi Universitas Syiah Kuala (USK) yang dipimpin oleh Rektor, Prof. Dr. Marwan, baru-baru ini menggelar pertemuan hangat dengan para alumni USK yang kini menempuh studi program magister di Guangdong Ocean University (GDOU), Tiongkok. Pertemuan istimewa ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan momentum krusial untuk memperkuat kolaborasi akademik dan mobilitas mahasiswa pasca penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU)
Alumni Program Studi Teknik Geofisika Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala Muhammad Haikal Gunarya, berhasil lolos program beasiswa dari Pemerintah Jepang yaitu MEXT (Monbukagakusho) jalur rekomendasi antar universitas (University to University/U to U) untuk menempuh studi doktoral di bidang Seismologi. (Banda Aceh, 4 Juli 2025). Program ini merupakan program terpadu selama lima tahun yang menggabungkan studi
Rani Salsabila Efendi, dokter muda jebolan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Syiah Kuala (USK), siap mengharumkan nama daerahnya di kancah nasional sebagai finalis Miss Indonesia 2025. Kehadiran Rani di ajang bergengsi ini bukan sekadar kompetisi, melainkan membawa misi besar untuk memperkenalkan kekayaan nilai-nilai dan potensi Provinsi Aceh ke mata dunia. Kecemerlangan Rani terlihat jelas dari rekam
Universitas Syiah Kuala (USK) secara resmi membuka rekrutmen tenaga kependidikan baru, sebagai bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia dan tata kelola kelembagaan. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) telah berlangsung sejak 1-4 Juli 2025 di Gedung ICT kampus setempat. Direktur Sumber Daya USK, Husaini, S.Si., M.M mengatakan, rekrutmen ini dilaksanakan sebagai respons atas kebutuhan tenaga kerja
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan ekonomi Aceh. Hal ini disampaikan Agussabti dalam wawancara eksklusif pada program Forum Rektor yang ditayangkan TVRI Aceh. (Aceh Besar, 2 Juli 2025). Pada wawancara tersebut, Agussabti mengawali penjelasannya dengan mengingatkan kembali
Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menegaskan peran aktifnya dalam memajukan pendidikan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara. Melalui perwakilannya, Dr. Muzailin Affan dari Sekretariat University Network (UNINET), USK berpartisipasi dalam 5th IMT-GT (Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle) Working Group on Environment Group Meeting yang berlangsung pada 24–25 Juni 2025 di Hat Yai, Thailand. Dalam forum regional ini, Muzailin