Universitas Syiah Kuala

Universitas Syiah Kuala melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melakukan kegiatan *Sosialisasi Program Matching Fund dan Kedaireka.* Program yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tersebut dibuka oleh Wakil Rektor IV Prof. Dr. Hizir di Balai Senat USK. (Banda Aceh, 10 Maret 2022). Kegiatan ini diikuti oleh para dosen atau peneliti

Prof. Dr. Ir. Marwan, IPU resmi menjadi Rektor Universitas Syiah Kuala untuk periode 2022 – 2026. Hal ini ditandai dengan dilantiknya Prof. Marwan oleh Sekretaris Jendral Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdibudristek) Ir. Suharti, MA., Phd atas nama Mendikbudristek Nadiem Makarim di Graha Utama Lt III Kemdibudristek. (Jakarta, 8 Maret 2022). Prof. Marwan terpilih

Dosen Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di kawasan Aceh Besar tepatnya Desa Lamcheu, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tridharma perguruan tinggi yang diprakarsai oleh Tim Dosen Bagian Keilmuan Keperawatan Maternitas. Adapun tim ini terdiri dari kepala bagian Ns. Dewi Hermawati, MNS, dan Ns. Sufriani,

Wakil Rektor I USK Prof. Dr. Ir. Marwan mengingatkan peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022 untuk memperhatikan setiap syarat pendaftaran jalur masuk perguruan tinggi tersebut. (Banda Aceh, 2 Maret 2022).“Kita harus ingatkan hal ini, karena setiap tahunnya selalu saja ada peserta yang gagal mendaftar karena tidak memperhatikan syarat pendaftarannya,” ungkap Prof. Marwan.Saat

Perwakilan  The Saudi Fund for Development (SFD) melakukan kunjungan ke Universitas Syiah Kuala (USK). Kehadiran mereka dalam rangka monitoring seven in one project. Adapun beberapa agenda yang dilakukan, perjumpaan dengan Rektor dan Wakil Rektor I, kemudian penyampaian hasil dari project ini secara menyeluruh dan dipresentasikan di ruang senat.  Setelahnya, perwakilan SFD melakukan kunjungan lapangan ke

Menteri Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia, Dr. H. Zainudin Amali, SE., M.Si menyampaikan keinginannya agar Aceh masuk ke dalam grand desain olahraga nasional. Hal itu ia sampaikan pada kuliah umum di Universitas Syiah Kuala (USK) dengan tema ‘Perkembangan Olahraga Nasional’ di Gedung AAC Dayan Dawood. (Banda Aceh, 24/2/2022) “Aceh harus masuk dalam desain besar