Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh menyerahkan kartu Anggota Dewan Profesor kepada guru besar di Universitas Syiah Kuala (USK). Berlangsung di Ruang Majelis Wali Amanat (MWA), Kamis 16 Januari 2025.
Kartu tersebut juga dapat digunakan sebagai Electronic Money. Momen ini dihadiri Ketua Dewan Profesor DP-USK Prof Izarul Machdar, didampingi oleh Sekretaris Prof Dr dr Desy, Ketua Komisi B, Prof Apridar dan Ketua Senat USK, Prof Abubakar.
Saat menerima kartu,Prof Izarul mengatakan bahwa Dewan Profesor USK yang baru terbentuk beberapa bulan lalu, perlu dibekali dengan kartu anggota.
Untuk pembuatan kartu DP-USK pengurus meminta bantuan kepada BSI Aceh, untuk menyediakan master kartu yang dapat digunakan sebagai e-money.
“Nantinya pemegang kartu dapat menggunakan kartu sebagai identitas, sekaligus bisa digunakan untuk bertransaksi di berbagai outlet, jalan tol, dll,” sebutnya.
Pertemuan singkat pengurus DP-USK dengan pihak BSI Aceh, juga menghasilkan berbagai kesepakatan kerjasama kedepan.
Seperti, pihak Bank BSI bersepakat dan sangat berkeinginan untuk mencetak kartu mahasiswa USK, kedepan yang juga dapat digunakan sebagai e-money. Disamping itu pihak BSI juga bersedia melakukan sponsorship untuk berbagai event besar yang dilakukan oleh DP-USK.
Kerja sama lain yang akan dilakukan yaitu memanfaatkan dana CSR BSI pada kegiatan-kegiatan yang sejalan dengan visi BSI, untuk membangun masyarakat lingkungan untuk lebih baik berupa pengabdian ataupun pelatihan.
Kegiatan promosi juga akan diupayakan disinergikan dengan berbagai program yang lebih bermanfaat untuk masyarakat Aceh. Seperti halnya Bank BSI menyediakan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Aceh yang tidak mampu, bekerja sama dengan rumah sakit dan puskesmas setempat.
Bisa juga Bank BSI memberikan donasi alat kesehatan kepada rumah sakit dan puskesmas di Aceh untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memberikan pelatihan dan bantuan modal kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Aceh untuk meningkatkan kemampuan ekonomi mereka, serta membantu pengembangan pertanian di Aceh dengan menyediakan bantuan teknis dan modal kepada petani.
“Namun semua itu perlu dibantu juga agar kegiatan BSI di USK dapat ditingkatkan,” ujar Rosniar dari Bank BSI.