Universitas Syiah Kuala

Universitas Syiah Kuala (USK) mengirimkan delegasi untuk mengikuti ASEAN UNIVERSITIES EXHIBITION AND FORUM 2025 (AEF2025) yang berlangsung pada tanggal 24-25 Februari 2025 di Sunway Hotel and Resort, Petaling Jaya, Malaysia. Kegiatan eksibisi pendidikan tinggi ini merupakan yang pertama dan terbesar di ASEAN. Peserta kegiatan ini adalah sejumlah perguruan tinggi dari semua negara ASEAN plus Timor

Universiti Teknologi Malaysia (UTM) dan Universitas Syiah Kuala sepakat membentuk Nusantara Global Lab yang bertujuan untuk mengangkat khazanah keilmuan nusantara.  Komitmen tersebut disampaikan oleh Rektor UTM Prof. Shafry Mohd Rahim dan Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan dalam pertemuan di Ruang Mini Rektor USK.  (Banda Aceh, 21 Februari 2025). Prof. Shafry mengatakan, sudah saatnya kampus-kampus

Universitas Syiah Kuala berkomitmen untuk tidak menaikkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dalam  merespon kebijakan pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran. Komitmen ini disampaikan Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan saat menanggapi keputusan pemerintah pusat tersebut di ruang kerjanya. (Banda Aceh, 21 Februari 2025). Rektor mengatakan, kebijakan efisiensi anggaran tersebut adalah keputusan pemerintah yang berlaku pada berbagai

Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Aceh mengadakan audiensi dengan Pusat Pengembangan Hak Kekayaan Intelektual (PPHKI) yang berada di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Syiah Kuala (USK) (Banda Aceh , 13/2/2025). Hadir pada pertemuan tersebut, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Aceh, Purwandani Harum Pinilihan, Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Inteletual, Bukhari, serta

Universitas Syiah Kuala (USK) kini memiliki gedung baru. Nantinya akan dimanfaatkan oleh Fakultas Keperawatan (FKep) untuk segala kegiatan akademik. Gedung FKep baru tersebut bersebelahan dengan FK, tepat di depan FISIP. Gedung ini telah diserahterimakan kelola sementara kepada USK, Rabu (12/2/2025). Ditandai dengan penandatangan oleh Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Mawan bersama dengan Kepala Balai Prasarana