BEM Teknik USK Gelar Kegiatan Bakti Mahasiswa

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Syiah Kuala (USK) mengadakan kegiatan Pekan Bakti Mahasiswa Teknik (PBMT) IX di Mukim Tanoh Abee, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar pada Sabtu-Minggu, 3-4 April 2021. Kegiatan bakti sosial ini merupakan kegiatan besar pertama yang dilaksanakan secara langsung di tahun 2021, setelah beberapa waktu organisasi mahasiswa ini tidak melaksanakan kegiatan luring karena terhalang pandemi covid-19.

Kegiatan PBMT IX kali ini mengangkat tema “Bakti Aneuk Teknik Dalam Penerapan Sustainable Development Goals (SDG’s) Menuju Pembangunan Desa Yang Berkelanjutan”. PBMT IX dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dengan peserta terbatas hanya 35 orang. Ke-35 peserta terbagi dalam 7 kelompok kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menerapkan konsep pengembangan inovasi teknologi tepat guna di bidang pertanian, sehingga diharapkan Pekan Bakti Mahasiswa Teknik tahun ini dapat membantu masyarakat kemukiman Tanoh Abee khususnya Desa Meunasah Jeumpa dan Desa Pinto Khop, yang sebahagian besar penduduknya bermata pencaharian di bidang pertanian.

Ketua BEM FT, Reza Fahlevi mengatakan, pada PBMT ini kami menekankan kegiatan dengan konsep Sustainable Development Goals (SDG’s) Desa, yaitu pembangunan desa berkelanjutan dan membuat teknologi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Mayoritas masyarakat Mukim Tanoh Abee ini hidup sebagai petani padi. Mereka mengalami kesulitan dalam pengairan sawah. Selama ini, mereka hanya mengandalkan air hujan untuk mengairi sawah dan akibatnya sering terjadi gagal panen.

“Menanggapi hal itu aneuk Teknik ingin menyumbangkan ilmu nyatanya kepada masyarakat dengan menghadirkan program inovasi teknologi tepat guna. Dengan adanya kegiatan ini kami juga mengharapkan kepada pemerintah Aceh untuk lebih serius menangani permasalahan di sektor pertanian, yang tentunya membutuhkan sentuhan pengembangan teknologi di bidang pertanian,” ungkap Reza.

Terdapat beberapa item kegiatan yang dilaksanakan dalam rangkaian acara PBMT 2021, diantaranya adalah pembuatan dan demo alat drone penyiram hama; pembuatan dan demo alat penyiram tanaman otomatis berbasis IOT; pembuatan dan demo alat Water Hydram yang dirancang bersama mahasiswa Teknik Elektro yang tergabung dalam Komunitas Kroeng (Komunitas Robot Elektro); kegiatan pelatihan komputer kepada perangkat desa; mitigasi bencana kepada remaja desa; pemberian bibit tanaman kepada masyarakat desa; kegiatan penghijauan permukiman masyarakat; pembuatan peta desa dan terakhir kegiatan sosialisasi pembuatan dan penggunaan Handsanitizer. Semua kegiatan tersebut diikuti oleh 12 perwakilan himpunan di lingkungan ormawa FT.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Tak hanya pihak kampus, tetapi juga didukung oleh Dinas Pertanian Aceh; Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh; dan Dinas Perhubungan Aceh.

Leave a Reply