BEM FKEP Unsyiah Selenggarakan COPINGS 2020

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Syiah Kuala menyelenggarakan kegiatan Competition of Indonesian Nursing Student (COPINGS )untuk kedua kalinya. Kegiatan yang mengusung tema “Eskalasi Perjuangan Perawat di Garda Depan Dalam Menangani Covid-19 ini, dilaksanakan pada tanggal 17 Oktober 2020 secara daring. (Banda Aceh, 27 Oktober 2020).

COPINGS merupakan acara perlombaan tingkat Nasional yang berlandaskan ilmu kesehatan khususnya ilmu keperawatan. Terdapat 4 cabang lomba yang diadakan tahun ini yaitu Essay, Desain Poster, Film Pendek, dan Video Edukasi. COPINGS 2020 ini diikuti oleh 18 peserta dari 6 universitas yang berbeda.

Selain untuk mengembangkan kreatifitas, perlombaan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan mahasiswa kesehatan, khususnya keperawatan dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta lebih peka dalam menanggapi tentang trend dan issue yang terjadi saat ini.

Hadir untuk membuka acara Wakil Dekan III Fakultas Keperawatan Unsyiah, Ns. Sri Intan Rahayuningsih, M.Kep. Sp.Kep.An. Dalam sambutannya, Sri Intan Rahayuningsih mengatakan, ajang kompetisi seperti ini sangat dibutuhkan sekali. Sebab, selain untuk pencapaian prestasi juga untuk pengembangan diri dari mahasiswa itu sendiri.

“Apalagi pada masa pandemi seperti ini semua proses pembelajaran dan kegiatan dilakukan secara daring dengan harapan dapat memutus rantai penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Ia pun berharap, kegiatan ini dapat membuat mahasiswa keperawatan bisa menepis berita hoax tentang Covid-19 agar masyarakat semua tetap berhati-hati.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi karya poster oleh setiap peserta. Tidak hanya mempresentasikan, peserta juga diajukan beberapa pertanyaan terkait poster yang telah didesain.

Lalu dilanjutkan dengan presentasi cabang lomba essay. Seluruh peserta terlihat sangat antusias dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh dewan juri. Untuk cabang perlombaan film pendek dan video edukasi, peserta hanya diminta untuk mengirim karyanya sebelum hari H agar dinilai oleh dewan juri.