Universitas Syiah Kuala

Bappenas Gandeng 14 Kampus, Termasuk USK, Wujudkan Konsep ‘Kompas dari Kampus’ Menuju Indonesia Emas 2045

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) memperkuat sinergi dengan 14 perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Kolaborasi strategis ini bertujuan mewujudkan sumber daya manusia unggul dan mendukung kebijakan publik berbasis riset demi tercapainya Visi Indonesia Emas 2045.

Ke-14 kampus yang terlibat dalam kerja sama ini mencakup institusi-institusi besar, di antaranya Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Syiah Kuala (USK), serta Universitas Hasanuddin, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Brawijaya.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, dalam keterangan tertulis yang diterima pada Sabtu (20/12/2025), menegaskan bahwa pendidikan tinggi harus adaptif, kreatif, kolaboratif, dan berintegritas. Pernyataan ini sejalan dengan Prioritas Nasional ke-4 dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

“Saya ingin membangun berbasis kampus atau yang bisa disebut ‘Kompas dari Kampus’. Kampus dimaksudkan sebagai kompas bagi pembangunan nasional. Maka dari itu, kompasnya jangan sampai salah arah karena negara akan turut salah arah,” ujar Rachmat.

Konsep Kompas dari Kampus ini bertujuan memperkuat jembatan antara dunia akademik dan kebijakan publik, menjembatani penyediaan kebijakan berbasis ilmu pengetahuan dan bukti empiris, pengembangan talenta, serta riset terapan. Pendidikan tinggi dinilai sebagai fondasi utama pembangunan bangsa, mengingat negara maju ditopang oleh sistem pendidikan yang kuat dan visioner.

Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas, Teni Widuriyanti, menambahkan bahwa kerja sama ini menjadi landasan legal dan strategis untuk mendorong berbagai inisiatif kolaboratif. Inisiatif tersebut mencakup pengembangan kapasitas SDM, penelitian, kajian kebijakan, inovasi pembangunan, serta program yang mendukung agenda prioritas nasional, termasuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs).

Penyesuaian ruang lingkup kerja sama dilakukan dengan mengacu pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, keberlanjutan program yang telah berjalan, serta keunggulan pusat studi di masing-masing perguruan tinggi mitra, termasuk USK.

“Kita akan bahu membahu memberikan sumbangsih terbaik demi SDM Indonesia yang Unggul. Yang pada gilirannya berkontribusi besar terhadap terwujudnya serta mengisi Indonesia Emas 2045,” kata Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan.

https://bkpsdm.tubankab.go.id/ https://siakad.uinbanten.ac.id/ https://centrodeservicio.ecci.edu.co/ecci/ https://linktr.ee/pisangbetslot https://ayomaintotosuper.com/ https://wajibtotokl.com/ https://toto-kl.rpg.co.id/ https://mez.ink/totosuper.idn pisangbet https://baidich.com/rewards/ https://fib.unair.ac.id/fib/