Prestasi membanggakan kembali ditorehkan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) di tingkat nasional, dr. Rani Salsabila Efendi berhasil meraih Juara 1 Podium Poster Presentation dalam ajang Annual Scientific Meeting of Indonesian Urological Association (ASMIUA) Nasional ke-49 yang berlangsung di Holiday Inn Bandung Pasteur, Bandung, 30 September hingga 3 Oktober 2026.
Kegiatan ini mempertemukan dokter spesialis urologi, klinisi, peneliti, akademisi, serta ahli urologi dari Indonesia dan mancanegara, dengan kompetisi poster yang diikuti lebih dari 450 abstrak penelitian dari berbagai institusi kesehatan dan perguruan tinggi di Indonesia.
Dalam kompetisi tersebut, dr. Rani berhasil memukau dewan juri melalui penelitian berbasis literature review berjudul “Artificial Intelligence and Wearable Device for The Diagnosis and Management Incontinence in Children: A Systematic Review.”
Penelitian ini mengkaji pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan perangkat wearable dalam mendukung diagnosis dan penatalaksanaan inkontinensia pada anak. Integrasi kedua teknologi tersebut dinilai berpotensi menghadirkan pendekatan pelayanan kesehatan yang lebih efektif, akurat, dan berorientasi pada kenyamanan pasien.
“Alhamdulillah, pencapaian ini tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya para guru besar, sejawat di FK USK, dan mentor yang senantiasa membimbing saya dalam proses penyusunan riset sistematis ini,” ujar dr. Rani.
Ia berharap penelitian tersebut tidak hanya menjadi kontribusi akademik, tetapi juga dapat membuka peluang penerapan teknologi AI dan wearable device dalam pelayanan kesehatan anak di Indonesia.
“Semoga inovasi pemanfaatan AI dan wearable device ini nantinya dapat diimplementasikan secara nyata untuk kemajuan dunia medis anak di Indonesia,” tambahnya.
Prestasi dr. Rani menjadi kebanggaan tersendiri bagi FK USK. Pencapaian tersebut sekaligus menunjukkan kapasitas akademik dan kemampuan riset lulusan FK USK yang mampu berkompetisi dalam forum ilmiah bergengsi di tingkat nasional.
Pihak FK USK menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih dr. Rani. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa, dokter muda, dan alumni FK USK untuk terus mengembangkan tradisi akademik dan riset yang inovatif.
Lebih jauh, prestasi ini juga diharapkan mendorong semakin banyak peneliti dan tenaga kesehatan untuk memanfaatkan perkembangan teknologi mutakhir dalam menjawab berbagai tantangan pelayanan kesehatan, khususnya dalam meningkatkan kualitas diagnosis dan penatalaksanaan penyakit pada anak.