Universitas Syiah Kuala

Unsyiah Kembangkan Mata Kuliah Kewirausahaan

Universitas Syiah Kuala akan terus mengembangkan mata kuliah kewirausahaan dalam kurikulum perguruan tingginya. Hal ini disampaikan oleh Wakil Rektor I Unsyiah Prof. Dr. Ir. Marwan saat pembukaan Entrepreneur Workshop pada 13 November 2019 di Balai Sidang Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah.

Marwan mengatakan, Unsyiah telah berkomitmen agar alumninya tidak sekadar menjadi pencari kerja tapi harus mampu menciptakan lapangan kerja. Untuk itulah, dalam kurikulum perguruan tingginya Unsyiah telah memasukan kewirausahaan sebagai mata kuliah.

“Saat ini hampir semua fakultas di Unsyiah telah memiliki mata kuliah kewirausahaan, walaupun dengan nama, SKS dan jadwal perkuliahannya berbeda,” ujar Marwan.

Sebagai contoh, di Fakultas Pertanian sebutannya adalah Agrotechnopreneurship, Fakultas Teknik disebut Technopreneurship, dan Fakultas Kedokteran Hewan ada namanya mata kuliah Penghayatan Profesi Veteriner dan Kewirausahaan.  

Marwan menyebutkan ada beberapa kendala dalam pelaksanaan mata kuliah ini. Seperti kurikulum kewirausahaaan masih belum maksimal, karena mata kuliah ini baru saja dimunculkan. Selain itu, pengajar mata kuliah kewirausahaan masih belum ada dosen tetapnya.

 

Meskipun demikian, Unsyiah terus berupaya untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus melalui beberapa kebijakan. Salah satunya adalah dengan membentuk UPT Kewirausahaan, untuk mem-back up kegiatan kewirausahaan dari mahasiswa ataupun alumni.

“Unsyiah juga telah melakukan FGD untuk menyamakan kembali prespektif tentang mata kuliah kewirausahaan,” kata Marwan.

Selain itu, Unsyiah telah merancang kurikulum kewirausahaan mendatang yaitu 2020 – 2024. Di mana poin penting dalam kurikulum tersebut adalah, muatan kewirausahaan harus sudah ada di setiap fakultas. Melalui kurikulum tersebut, Unsyiah akan merumuskan kembali capaian pembelajaran minimal yang harus dipenuhi pada mata kuliah ini .

“Dalam kurikulum ini nantinya,  Unsyiah juga akan mendorong pemanfaatan teknologi digital dan mendukung pengembangan produk unggulan lokal,” ungkap Marwan.

Wakil Dekan I FEB Unsyiah Dr. Abd. Jamal, S.E., M.Si dalam sambutannya saat membuka acara ini mengatakan, saat ini FEB Unsyiah telah memiliki UKM Center yang merupakan wadah mahasiswa untuk mengembangkan semangat entrepreneurship-nya. UKM Center atau disebut juga Inkubator Bisnis ini, telah berdiri 10 tahun lamanya dan turut berkontribusi melahirkan pengusaha-pengusaha muda Unsyiah.

“Namun persoalannya, gaung UKM Center ini belum besar. Padahal UKM Center turut serta membina masyarakat kecil. Untuk itulah, saya mengharapkan dukungan Universitas untuk mengembangkan lembaga ini,” ujarnya.

Entrepreneur Workshop ini dilaksanakan oleh UKM Center FEB Unsyiah, dengan mengangkat tema Pengembangan Ekosistem Kewirausahaan Sosial pada Perguruan Tinggi. Hadir sebagai pemateri Dosen Universitas Prasetya Mulya dan Ketua Perkumpulan Pendidik Kewirausahaan  Indonesia (PERWIRA) Eko Suhartanto, PhD. Kepala Bidang Pengembangan Industri Menengah dan Aneka Munawarsyah, S.E,MM dan Ketua UKM Center FEB Unsyiah DR. Iskandarsyah Madjid, SE.MM.

Serta tampil sebagai moderator DR. Mirna Indriani, S.E, M.Si.AK.,CA, yang merupakan Dosen Akuntasi FEB Unsyiah dan Konsultan Pendamping UMKM LSP Perkoperasian Indonesia. (Humas/Ib).

 
https://bkpsdm.tubankab.go.id/ https://siakad.uinbanten.ac.id/ https://centrodeservicio.ecci.edu.co/ecci/ https://linktr.ee/pisangbetslot https://daftartotosuper.com/ https://ingattotokl.com/ https://toto-kl.rpg.co.id/ https://mez.ink/totosuper.idn pisangbet https://baidich.com/rewards/ https://fib.unair.ac.id/fib/